Menkes Budi Gunadi Sadikin(dok.MI)
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan untuk mengurangi beban kesehatan lantaran kurangnya gizi pada anak, maka sebaiknya program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa berfokus pada ibu hamil hingga golden periode anak. "Saya boleh konsentrasi sedikit. Jadi nan pertama adalah ibu hamil. Ibu mengandung tolong dibantu agar gizinya," kata Budi di Jakarta, Senin (22/6).
Ia menjelaskan selain anak-anak, ibu mengandung adalah sasaran nan kudu dikejar. Selain itu ibu menyusui, perlu dibantu untuk pemenuhan gizinya. Jangan sampai ketika mengandung kekurangan gizi lantaran bakal berakibat jelek pada masalah kesehatan anak.
Ketiga adalah periode balita. Masa anak belum masuk sekolah adalah golden periode sehingga gizinya kudu dipenuhi secara optimal. "Jadi buat saya, jika program Makan Bergizi Gratis betul-betul jalan sukses, itu sangat menurunkan beban kesehatan," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan empat langkah nan bakal diambil ketua BGN dalam rangka menata ulang program jagoan presiden itu.
Empat langkah itu meliputi refocusing penerima manfaat, moratorium pembangunan dapur baru, pembenahan dapur nan telah beroperasi, serta penyusunan skema baru penyelenggaraan MBG di wilayah 3T.
"Untuk refocusing penerima manfaat, kami memerlukan support Kementerian Kesehatan. Sebab konsentrasi sasaran penerima faedah MBG ke depan adalah kalangan 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita), nan menjadi domain rumor Kemenkes," ungkapnya. (Iam/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·