Menhub Pastikan Maskapai Refund 100% Penumpang Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Sedang Trending 36 menit yang lalu
Penumpang nan terdampak pembatalan penerbangan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau beristirahat di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (7/9/2026). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwaghandi memastikan penumpang nan terdampak pembatalan penerbangan akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mendapatkan kompensasi dari maskapai.

Kepada Presiden Prabowo Subianto, Dudy mengatakan kewenangan penumpang nan terdampak tersebut berupa pengembalian biaya (refund) penuh namalain 100 persen sesuai dengan pembelian tiket.

"Terhadap penumpang, kami memberikan haknya sesuai dengan ketentuan nan berlaku, di mana saat ini kami memberikan 100 persen refund penuh, Bapak Presiden, terhadap penerbangan nan dibatalkan," ucapnya saat rapat, Senin (7/9).

Selain refund, Dudy juga menyebut kompensasi lain terutama bagi Warga Negara Asing (WNA) nan tetap terjebak di Indonesia lantaran penutupan airport ialah relaksasi izin, bekerja sama dengan Ditjen Imigrasi.

"Kemudian juga nan paling krusial adalah kami memberikan kerja sama dengan pihak Imigrasi, kita memberikan relaksasi izin terhadap penumpang penduduk negara asing nan melewati pemisah izin lantaran pembatalan penerbangan," ungkap Dudy.

Hingga saat ini, tetap ada 7 airport nan ditutup akibat paparan abu vulkanik. Berdasarkan NOTAM A3373/26 NOTAMR A3368/26 Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Budiarto Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Pondok Cabe Banten, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Lampung, dan Bandara Husein Sastranegara Jawa Barat ditutup sampai pukul 18.00 WIB.

Pada airport nan berstatus ditutup sementara, tercatat 1.397 penerbangan dengan sekitar 177.579 penumpang terdampak, sedangkan pada airport lain nan penerbangannya terdampak akibat penyesuaian rute tercatat 922 penerbangan dengan sekitar 92.758 penumpang terdampak.

Sebelumnya, beberapa maskapai telah menyatakan komitmennya memberikan kompensasi kepada penumpang nan terdampak. Misalnya, PT Citilink Indonesia menyediakan jasa perubahan agenda penerbangan tanpa biaya tambahan dan pengembalian biaya bagi penumpang nan semestinya berangkat dari Bandara Soetta dan Halim.

instagram embed

Kemudian TransNusa Airlines nan juga terdampak penutupan Bandara Soetta dan Radin Inten II, memberikan sejumlah opsi penanganan bagi penumpang nan terdampak seperti penumpang dapat melakukan penjadwalan ulang (reschedule) ke tanggal lain tanpa biaya tambahan, sesuai dengan ketentuan nan berlaku.

Selain itu, penumpang dapat memperoleh opsi pengalihan rute melalui airport pengganti nan tetap beraksi normal andaikan memungkinkan.Maskapai juga menyediakan opsi pengembalian biaya (refund) sesuai dengan ketentuan nan berlaku.

Bagi penumpang nan memenuhi ketentuan akibat keterlambatan penerbangan, maskapai juga menyediakan jasa berupa makanan, minuman, hingga akomodasi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan