Menhub Bahas Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Akibat Geopolitik

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Menhub pastikan TBA tiket pesawat segera dibahas imbas geopolitik.

, JAKARTA, – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan bahwa pembahasan mengenai tarif pemisah atas (TBA) tiket pesawat bakal segera dilaksanakan berbareng maskapai dan pemangku kepentingan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap akibat geopolitik dunia nan mempengaruhi biaya operasional penerbangan.

Menhub Dudy menyatakan bahwa dalam jangka pendek, pemerintah lebih dulu memformulasikan penyesuaian biaya tambahan alias fuel surcharge sebagai respon terhadap kenaikan nilai avtur nan berakibat pada biaya operasional maskapai penerbangan.

"Selanjutnya kita bakal bicara mengenai TBA-nya (tiket pesawat) ya," ujar Dudy setelah menghadiri rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis. Ia mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada pertemuan unik dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPW) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai kebijakan TBA secara rinci.

Menurut Dudy, pembahasan berbareng maskapai mengenai penyesuaian fuel surcharge telah dilakukan dan mendapat kesepakatan lantaran dinilai mendesak agar industri bisa beradaptasi terhadap kenaikan biaya bahan bakar. Setelah kebijakan ini dijalankan, pembahasan mengenai TBA bakal dilanjutkan dengan melibatkan maskapai, Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Infrastruktur, dan pihak mengenai lainnya.

Menhub menegaskan bahwa pembahasan TBA mempunyai kesempatan untuk dilakukan ke depan, khususnya untuk menjaga keberlanjutan jasa penerbangan nasional. "Oh iya, ada potensi untuk pembahasan TBA tiket pesawat, pasti. Bukan turun TBA-nya, tapi naik TBA-nya," jelas Dudy.

Sementara itu, Menko IPW AHY menekankan bahwa penyesuaian TBA tiket pesawat dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat dan kenaikan nilai daya bumi akibat bentrok di Timur Tengah. Pemerintah memahami kekhawatiran masyarakat bakal potensi kenaikan nilai tiket pesawat menjelang libur sekolah dan Idul Adha, nan biasanya meningkatkan mobilitas perjalanan nasional.

AHY berambisi kondisi geopolitik global, terutama bentrok di Timur Tengah, dapat segera membaik sehingga tekanan terhadap pasar daya bumi dan sektor penerbangan dapat menurun secara bertahap. Pemerintah juga berkoordinasi dengan maskapai penerbangan di Indonesia guna mencari solusi terbaik menghadapi tekanan biaya operasional.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional