
Veronica Beatrix Jessica. (Foto: dok Instagram/@icavashh)
JAKARTA - Sosok Veronica Beatrix Jessica menjadi sorotan setelah kapal wisata KM Feronia tenggelam di perairan Pulau Tatawa, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada 13 Oktober 2026.
Perempuan 23 tahun itu merupakan seorang dive master alias pemandu selam asal Jakarta. Jessica, panggilan akrabnya, dikenal mempunyai kecintaan besar terhadap laut sejak kecil. Menurut kakak sepupunya, Cheryl Marella, kecintaannya ini berasal dari ayahnya nan doyan bermain jet ski.
Mulai dari Cinta Laut hingga Jadi Profesi
Dive Master, Veronica Beatrix Jessica
Kecintaan Jessica terhadap laut kemudian berkembang menjadi bagian dari kehidupan profesionalnya. Jessica diketahui telah bekerja di Labuan Bajo selama sekitar lima tahun.
Jessica bekerja di perusahaan penyelaman Dive Tribe. Ia baru berasosiasi dengan perusahaan tersebut sekitar satu bulan sebelum kejadian ini terjadi. Sebelumnya, dia bekerja di perusahaan kapal pinisi di Labuan Bajo.
Cheryl mengungkapkan, Jessica mulai menekuni pekerjaan itu setelah mendapat tawaran dari kakaknya. Awalnya, sang kakak lah nan mendapatkan tawaran kerja di Labuan Bajo. Namun, dia menilai posisi itu jauh lebih cocok untuk Jessica nan mempunyai minat besar terhadap laut dan aktivitas menyelam.
Kronologi Tenggelamnya KM Feronia
Dive Master nan lenyap usai KM Feronia tenggelam.
KM Feronia merupakan kapal wisata tradisional jenis pinisi dengan tonase 51 gross ton (GT). Kapal wisata tersebut dilaporkan mengangkut 30 orang, terdiri atas 25 penumpang dan lima awak kapal.
Berdasarkan laporan tim iNews Media Group, kejadian terjadi sekitar pukul 14.30 WITA saat kapal melewati pusaran arus di area perairan Pulau Tatawa. Tak lama setelahnya, kapal mulai miring, terbalik, lampau tenggelam.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·