Mengenal Summer Solstice 2026: Hari Terpanjang di Belahan Bumi Utara

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Hari Terpanjang di Belahan Bumi Utara Ilustrasi.(Magnific)

MUSIM panas secara resmi dimulai pada Minggu, 21 Juni 2026, pukul 04.24 waktu setempat. Momen ini menandai fenomena astronomi nan dikenal sebagai summer solstice alias titik kembali mentari musim panas yang menjadi hari terpanjang dan paling terang sepanjang tahun bagi masyarakat di Belahan Bumi Utara.

Pada hari tersebut, Washington DC akan menikmati nyaris 15 jam siang hari dengan mentari terbit pukul 05.43 dan terbenam pukul 20.36. Sementara itu, wilayah nan lebih utara seperti Seattle bakal merasakan siang hari selama nyaris 16 jam. Sebaliknya, di Belahan Bumi Selatan, lama siang hari berada pada titik tersingkatnya.

Apa Itu Summer Solstice?

Secara teknis, summer solstice bukanlah hari nan utuh. Fenomena ini terjadi lantaran kemiringan poros Bumi sebesar 23,5 derajat. Kemiringan inilah nan menyebabkan jumlah dan intensitas sinar mentari nan diterima suatu wilayah bervariasi sepanjang tahun.

Pada titik kembali Juni, mentari bercahaya tepat di atas Tropic of Cancer (Garis Balik Utara), ialah garis imajiner pada lintang 23,5 derajat utara khatulistiwa. Jika Anda berdiri di garis ini tepat pada tengah hari, Anda tidak bakal memandang gambaran lantaran mentari berada tepat di atas kepala.

Fakta Menarik: Di wilayah utara Lingkaran Arktik, mentari tidak bakal terbenam sama sekali selama 24 jam. Sebaliknya, di Antartika, mentari tidak bakal terbit, kejadian nan dikenal sebagai malam kutub.

Mengapa Hari Terpanjang bukan Hari Terpanas?

Meskipun 21 Juni menerima intensitas sinar mentari tertinggi, suhu udara biasanya tidak langsung mencapai puncaknya. Fenomena ini disebut sebagai seasonal lag alias keterlambatan musiman.

Atmosfer bumi mempunyai inersia termal, ialah ketahanan terhadap perubahan suhu. Tanah menyerap sinar dan mengubahnya menjadi panas, tetapi penyebaran panas tersebut ke atmosfer memerlukan waktu. Inilah sebabnya Juli alias Agustus biasanya menjadi waktu terpanas bagi wilayah Amerika Utara, Eropa, dan Asia, meskipun lama siang hari sudah mulai memendek.

Variasi Durasi Siang Hari

Durasi siang hari mengalami perubahan paling ekstrem di wilayah kutub dan paling konsisten di khatulistiwa. Di khatulistiwa, setiap hari mempunyai lama sekitar 12 jam sepanjang tahun. Namun, di tempat seperti Utqiagvik, Alaska, mentari bakal terus bercahaya tanpa henti dari 11 Mei hingga 2 Agustus.

Setelah melewati hari Minggu ini, titik jatuh sinar mentari nan paling langsung bakal mulai bergerak kembali ke arah selatan. Pada ekuinoks musim gugur nan jatuh pada Selasa, 22 September 2026, sinar mentari bakal melintasi khatulistiwa menuju Belahan Bumi Selatan, menandai hari-hari nan semakin pendek dan gelap bagi Belahan Bumi Utara hingga mencapai titik kembali mentari musim dingin pada Desember mendatang.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia