MenPAN-RB Rini Widyantini saat bertemu pers usai mengikuti upacara penutupan Latsarmil Komcad ASN Gelombang I di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026).(Antara/Walda Marison)
Pemerintah terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan birokrasi melalui program Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Program ini bukan sekadar training fisik, melainkan upaya strategis untuk membentuk karakter aparatur nan disiplin, tangguh, dan berintegritas dalam menjalankan pelayanan publik.
Pada Jumat (5/6/2026), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini secara resmi menutup Pendidikan Dasar Militer (Latsarmil) Komcad ASN Kementerian dan Lembaga Gelombang I Tahun 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Momentum ini menandai kembalinya para ASN ke lembaga masing-masing dengan bekal mentalitas baru.
Apa itu Komcad ASN?
Komcad ASN adalah bagian dari penguatan pertahanan negara nan melibatkan unsur sipil, khususnya aparatur negara. Melalui Latsarmil nan berjalan selama 1,5 bulan, para peserta dididik untuk mempunyai semangat bela negara, loyalitas, dan profesionalisme nan tinggi.
Pada Gelombang I Tahun 2026, tercatat sebanyak 1.758 ASN nan berasal dari 49 kementerian dan lembaga telah sukses menyelesaikan training ini. Mereka dipersiapkan untuk menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing dalam mewujudkan birokrasi nan bersih dan melayani.
Nilai-Nilai Utama Hasil Latsarmil
Pelatihan dasar kemiliteran ini menanamkan nilai-nilai esensial nan sangat relevan dengan tugas harian ASN, di antaranya:
- Disiplin dan Tanggung Jawab: Memastikan setiap tugas diselesaikan tepat waktu dengan standar kualitas tinggi.
- Kerja Sama Tim: Memperkuat koordinasi antar-instansi demi kepentingan masyarakat.
- Integritas: Menjaga kejujuran dan etika dalam menjalankan roda pemerintahan.
- Ketahanan di Bawah Tekanan: Membentuk mental nan adaptif dalam menghadapi tantangan birokrasi nan dinamis.
Pengaruh Komcad terhadap Karier ASN
Salah satu poin krusial nan ditegaskan oleh Menpan RB Rini Widyantini adalah hubungan antara training ini dengan pengembangan karier. Latsarmil Komcad ASN sekarang diakui sebagai bagian dari pengembangan kompetensi aparatur.
"Ini (Latsarmil) tentunya bakal dicatat sebagai salah satu bagian dari kompetensi nan berkepentingan dan tentu bakal berbanding lurus dengan sistem pekerjaan nan bersangkutan," ujar Menpan RB Rini Widyantini.
Dengan masuknya sertifikasi Latsarmil ke dalam rekam jejak pembelajaran (learning history), ASN nan telah mengikuti program ini mempunyai nilai tambah dalam sistem merit. Hal ini diharapkan memotivasi aparatur lain untuk terus meningkatkan kompetensi, baik di bagian teknis maupun pembentukan karakter.
Kesimpulan
Program Komcad ASN merupakan investasi jangka panjang bagi birokrasi Indonesia. Dengan karakter nan semakin kuat dan semangat pengabdian nan kokoh, para alumni Latsarmil diharapkan bisa membawa perubahan positif di lembaga masing-masing, mendukung pemerintahan nan profesional, serta siap menghadapi tantangan dunia demi kepentingan bangsa dan negara.
FAQ Mengenai Komcad ASN
1. Berapa lama lama Latsarmil Komcad ASN?
Berdasarkan penyelenggaraan Gelombang I 2026, training berjalan selama 1,5 bulan.
2. Apakah training ini wajib bagi semua ASN?
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari beragam kementerian dan lembaga nan telah memenuhi kriteria seleksi untuk memperkuat komponen persediaan nasional.
3. Apa faedah langsung bagi ASN nan ikut serta?
Selain pengembangan karakter, keikutsertaan dalam Latsarmil dicatat sebagai bagian dari pengembangan kompetensi nan berpengaruh positif pada sistem pekerjaan ASN.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·