loading...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?. FOTO/ Daily
JAKARTA - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sekadar mendengar bunyi nan mendekat dapat memberi otak waktu lebih lama dari nan sebenarnya untuk mempersiapkan diri menghadapi bahaya.
Banyak orang melaporkan bahwa beberapa saat sebelum nyaris terjadi kecelakaan, waktu seolah melambat. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sekadar mendengar bunyi nan mendekat sudah cukup untuk memicu sensasi tersebut di otak.
Penelitian nan dilakukan oleh dua ilmuwan, Achille Pasqualotto dan Hiroto Kawarada, dari Universitas Tsukuba (Jepang), baru-baru ini diterbitkan dalam jurnalScientific Reports.
Menurut tim peneliti, bunyi nan bergerak menuju pendengar menyebabkan "jam biologis" otak berakselerasi, sehingga mengubah persepsi waktu, seperti nan dilaporkan olehScienceAlertpada 7 Juli.
Untuk menguji asumsi tersebut,para ilmuwanmerekrut 48 sukarelawan dengan usia rata-rata 22 tahun. Semuanya ditutup matanya dan mengenakan headphone untuk menghilangkan pengaruh penglihatan.
Para peserta dibagi menjadi tiga kelompok: satu golongan mendengar bunyi latar nan terasa seperti mendekat, golongan kedua mendengar bunyi nan tampaknya menjauh, dan golongan kontrol mendengar bunyi random nan tidak menimbulkan kesan gerakan.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·