Ilmuwan mengungkap peran medan magnet purba nan membikin Jupiter mempunyai empat bulan raksasa.(Dok. NASA/JPL/DLR)
MISTERI mengenai perbedaan mencolok antara sistem satelit Jupiter dan Saturnus akhirnya terpecahkan. Meski Saturnus mempunyai jumlah bulan lebih banyak, Jupiter unggul dalam jumlah satelit berukuran raksasa berkah kekuatan medan magnetnya di masa purba.
Berdasarkan studi terbaru nan dipimpin oleh Yuri I. Fujii dari Universitas Kyoto dan Universitas Nagoya, perbedaan ini terletak pada keahlian planet dalam melindungi satelitnya selama proses pembentukan. Hasil penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal Nature Astronomy.
Peran Vital Medan Magnet Purba
Jupiter saat ini tercatat mempunyai lebih dari 100 bulan, termasuk empat bulan raksasa nan dikenal sebagai Bulan Galilea: Io, Europa, Ganymede, dan Callisto. Sebaliknya, Saturnus nan mempunyai lebih dari 280 bulan hanya didominasi oleh satu satelit besar, ialah Titan.
Melalui simulasi numerik menggunakan komputer canggih di Observatorium Astronomi Nasional Jepang (NAOJ), tim peneliti menemukan bahwa medan magnet Jupiter nan sangat kuat (mencapai 417 mikrotesla) pada masa muda sukses menciptakan rongga magnetosfer.
Rongga ini berfaedah sebagai pelindung nan menangkap dan menyelamatkan bulan-bulan besar dari kehancuran akibat migrasi orbit di dalam piringan material planet (circumplanetary disks).
Data Perbandingan Medan Magnet:
- Jupiter: 417 mikrotesla (Mampu membentuk rongga pelindung).
- Saturnus: 21 mikrotesla (Terlalu lemah untuk melindungi satelit besar).
Nasib Berbeda Bulan-Bulan Saturnus
Berbeda dengan Jupiter, medan magnet purba Saturnus nan hanya sebesar 21 mikrotesla dinilai terlalu lemah untuk membentuk rongga pelindung serupa. Akibatnya, calon bulan-bulan besar Saturnus lainnya di masa lampau hancur saat beranjak di dalam piringan materialnya, menyisakan Titan sebagai satu-satunya penyintas besar.
Model penelitian ini menunjukkan bahwa planet raksasa gas dengan massa setara alias lebih besar dari Jupiter condong mempunyai sistem multi-bulan nan padat. Sementara itu, planet nan menyerupai karakter Saturnus kemungkinan besar hanya bakal mempunyai satu alias dua bulan berukuran besar dalam sistem satelit alaminya.
Penemuan ini memberikan perspektif baru bagi para astronom dalam memahami perkembangan sistem planet, tidak hanya di Tata Surya kita, tetapi juga pada sistem eksoplanet di luar sana. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·