Mengapa Bangkai Kapal yang Tenggelam Tidak Selalu Diangkat ke Permukaan?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Mengapa Bangkai Kapal nan Tenggelam Tidak Selalu Diangkat ke Permukaan?

Mengapa Bangkai Kapal nan Tenggelam Tidak Selalu Diangkat ke Permukaan? (Foto: Freepik)

JAKARTA - Ketika sebuah kapal tenggelam, bangkainya tidak selalu langsung dievakuasi dari dasar laut. Dalam kondisi tertentu, kapal justru dibiarkan tetap berada di letak lantaran proses pengangkatannya memerlukan biaya besar, teknologi khusus, serta mempertimbangkan akibat terhadap lingkungan.

Ada sejumlah aspek nan membikin buntang kapal tidak mudah dipindahkan dari dasar laut. Berikut argumen buntang kapal tidak diangkat nan dirangkum dari beragam sumber. 

1. Proses Pengangkatan Membutuhkan Biaya Besar

Kapal berukuran besar dapat mempunyai berat hingga puluhan ribu ton. Untuk mengangkatnya ke permukaan, dibutuhkan peralatan unik nan bisa bekerja di bawah air, tenaga dalam jumlah besar, serta waktu pengerjaan nan tidak sebentar.

Kondisi buntang kapal juga menjadi tantangan tersendiri. Setelah lama berada di dalam air, struktur kapal dapat mengalami korosi dan menjadi rapuh. Jika ditarik secara paksa, bagian-bagian kapal berisiko patah alias apalagi hancur sebelum sukses diangkat.

2. Ada Risiko Mencemari Laut

Bangkai kapal juga dapat menyimpan beragam material nan berpotensi membahayakan lingkungan. Kapal nan telah lama beroperasi, misalnya, bisa mempunyai sisa bahan bakar, oli, maupun material lain seperti timbal dan merkuri.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑