, JAKARTA, – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa penguatan ekonomi nasional melalui pendekatan olahraga nan memadukan style hidup dan partisipasi publik bisa mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif. Inisiatif ini dinilai sukses menggerakkan beragam subsektor upaya imajinatif sekaligus membuka lapangan kerja baru.
"Dengan memanfaatkan pendekatan style hidup dan keterlibatan komunitas, inisiatif ini sukses menggerakkan beragam bagian kreatif, mulai dari kreasi apparel hingga media dan hiburan, sekaligus menciptakan lapangan kerja," ujar Riefky dalam keterangan nan diterima di Jakarta, Senin.
Menurut Riefky, perkembangan aktivitas olahraga berbasis organisasi tidak hanya mendorong style hidup sehat, tetapi juga menciptakan kesempatan ekonomi bagi pelaku industri kreatif. Berbagai subsektor seperti fesyen olahraga, penyelenggaraan acara, fotografi, media, hiburan, hingga kuliner memperoleh faedah dari meningkatnya aktivitas olahraga masyarakat.
Model Partisipasi Publik Perlu Direplikasi
Riefky menyampaikan bahwa model pengembangan berbasis partisipasi publik tersebut perlu direplikasi di beragam daerah. Langkah ini diharapkan bisa memperkuat ekosistem ekonomi imajinatif sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Ia menambahkan, kerjasama beragam pemangku kepentingan melalui pendekatan heksaheliks menjadi aspek krusial dalam membangun industri olahraga nan berkekuatan saing. Pendekatan ini melibatkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, media, dan masyarakat.
"Melalui sinergi heksaheliks nan solid dan inklusif, perhelatan olahraga bukan sekadar arena kejuaraan fisik, melainkan wadah pemersatu seluruh komponen bangsa, tempat beragam organisasi melebur dalam semangat kolaborasi, sekaligus menjadi panggung unjuk gigi bagi produk-produk imajinatif lokal demi menggerakkan perekonomian nasional," katanya.
Garuda Finishers dan Sport Economy
Kementerian Ekraf berbareng lintas kementerian baru saja meluncurkan Garuda Finishers, sebuah aktivitas lari sejauh lima kilometer di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) Jakarta pada Minggu (26/7). Kegiatan ini diikuti sekitar 600 pelari dari 48 organisasi lari di beragam daerah.
Acara tersebut juga dimeriahkan dengan panggung hiburan, kuliner, serta beragam aktivitas pendukung nan melibatkan pelaku ekonomi kreatif. Garuda Finishers merupakan organisasi lari nan diinisiasi oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pemerintah berambisi kerjasama antara olahraga dan ekonomi imajinatif melalui organisasi tersebut dapat memperkuat ekosistem sport economy sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi imajinatif nan inklusif di beragam daerah.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·