Mendagri Tito Hadiri Wisuda 1.404 Mahasiswa IPDN

Sedang Trending 42 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mewisuda 1.404 mahasiswa pada Sidang Senat Terbuka IPDN, Minggu (26/7/2026). Dalam wisuda kali ini diluluskan mahasiswa dari Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, Program Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan, dan Program Doktor Ilmu Pemerintahan Tahun Akademik 2025/2026.

Wisuda digelar di Gedung Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Wisudawan tersebut terdiri atas 45 Doktor Ilmu Pemerintahan, 73 Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, 1.204 Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, dan 82 lulusan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wisuda dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Dalam sambutannya Tito mengatakan momen wisuda ini tak hanya membahagiakan bagi wisudawan, tetapi juga IPDN. Pasalnya, IPDN nan merupakan bagian dari Kemendagri berhasil melahirkan intelektual di bagian pemerintahan melalui proses belajar mengajar nan cukup panjang.

"Tentu ini juga membahagiakan bagi negara, kenapa? Karena telah lahir para pemikir-pemikir di bagian pengetahuan pemerintahan dengan beragam jenjang tingkatan S1, S2, dan S3," kata Tito.

Menurutnya wisuda merupakan momen krusial nan mengantarkan para mahasiswa magister, doktor, termasuk praja IPDN menjadi seorang ilmuwan. Terlebih, pekerjaan di bagian pemerintahan merupakan pekerjaan nan kudu didasarkan pada pengetahuan pengetahuan.

Ia menegaskan, penguasaan pengetahuan pengetahuan menjadi pembeda antara pengambilan kebijakan nan berbasis kajian ilmiah dan nan hanya mengandalkan intuisi. Karena itu, lulusan IPDN dibekali keahlian berpikir ilmiah agar bisa menyusun kebijakan publik berasas teori, data, dan metodologi nan tepat.

"Saya kudu ingatkan, terutama untuk teman-teman nan S2, S3. Beda S1, S2, S3 adalah keahlian mindset, merubah langkah berpikir, langkah berpikir ilmiah nan lebih kompleks," ujarnya.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan, terutama bagi sarjana alias purna IPDN, bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan. Namun, kata dia, wisuda merupakan awal pengabdian sebagai aparatur sipil negara (ASN) nan bakal mengemban tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat.

"Dengan menjadi sarjana dan Insyaallah enggak lama lagi juga dilantik [menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil]. Maka adik-adik bakal memulai hidup nan baru, hidup di birokrasi pemerintahan," ujarnya.

Tito berambisi seluruh lulusan IPDN dapat mengabdikan pengetahuan nan diperoleh selama pendidikan untuk memperkuat birokrasi pemerintahan Indonesia. Selain itu, dia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas hingga akhir masa pengabdian.

"Kita harapkan juga 1.204 nan lulus ini juga kelak mengakhiri semua kariernya dalam keadaan nan baik dan nama nan baik," kata Tito.

(sur)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional