Mendag Minta UMKM Tak Lagi Pakai Brand Asing untukamp;nbsp;Gaet Konsumen

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 08 Oktober 2026 |22:13 WIB

Mendag Minta UMKM Tak Lagi Pakai Brand Asing untuk Gaet Konsumen

Mendag (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso meminta pelaku upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak lagi menggunakan brand asing untuk menarik minat konsumen.

Menurutnya, produk lokal dengan kualitas nan baik semestinya bisa bersaing dengan menggunakan merek Indonesia sendiri, alih-alih menggunakan identitas ala impor, termasuk penggunaan Hangeul alias aksara Korea.

Busan mengatakan tren penggunaan label alias branding berkata asing pada produk lokal terjadi lantaran pelaku upaya menilai produk dengan identitas asing lebih diminati konsumen.

"Jadi jangan sampai terjadi seperti itu. Itu kan sebenarnya bagian dari rebranding, dia merasa bahwa produk asing dengan me-branding menjadi produk asing menjadi diminati pembeli, kan kurang lebih seperti itu," ucapnya saat ditemui di aktivitas opening Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) 2026.

Untuk mendorong UMKM mempunyai merek sendiri, Busan mengungkap bahwa Kementerian Perdagangan bakal memberikan training dan pendampingan mengenai branding. Program tersebut bakal menyasar sekitar 500 pelaku UMKM dan dilakukan secara cuma-cuma melalui kerja sama dengan pihak swasta.

"Ini juga edukasi nan bakal kita lakukan, kita bakal memberikan training nan cuma-cuma ya kepada sekitar 500 pelaku upaya kelak bekerja sama dengan pihak swasta," lanjutnya.

Busan menilai penguatan brand menjadi salah satu langkah krusial agar produk Indonesia lebih dikenal dan mempunyai daya saing. Ia menyebut banyak merek nan sebenarnya merupakan produk Indonesia, tetapi belum diketahui konsumen sebagai brand lokal.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑