Menaker Beberkan Hasil Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Ditawari Kerja

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli membeberkan hasil pertimbangan program Magang Nasional angkatan pertama tahun 2025. Salah satu hasilnya, sebanyak 30% peserta magang dilaporkan langsung mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan tempat magang.

Hasil pertimbangan ini berasas survei nan dilakukan kepada peserta dan penyelenggara magang batch 1 dan 2 nan berjalan pada 2025 lalu. Jumlah responden nan mengikuti survei ini sebanyak 65.245 peserta magang dan 7.217 perusahaan penyelenggara magang.

"Hasil pertimbangan kita sudah selesai mengevaluasi batch 1 dan batch 2 dengan total 65.245 peserta. Evaluasinya bukan sampel, tapi semua sebelum mereka mendapatkan duit saku bulan terakhir, bulan ke-6, kita meminta mereka untuk memberikan feedback peserta magang dan juga mentor nan mewakili perusahaan," ujar Yassierli dalam konvensi pers di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil Magang Nasional

Hasilnya, Yassierli menyebut kebanyakan peserta sangat puas dengan program ini. Rinciannya, 52,13% peserta magang merasa sangat puas, 32,13% peserta magang puas, 15,05% peserta magang cukup puas, 0,29% peserta magang tidak puas dan 0,42% peserta magang sangat tidak puas.

Dari sisi ekonomi, program ini juga dinilai tepat sasaran. Sebanyak 36,52% peserta menyebut duit saku setara Upah Minimum (UMR) nan mereka terima sangat membantu perekonomian keluarga, disusul 30,61% merasa membantu, 30,45% cukup membantu, 2,07% tidak membantu, dan 0,35 sangat tidak membantu.

Sementara dari sisi perusahaan penerima peserta magang, sebesar 34,92% perusahaan sangat puas dengan kontribusi peserta magang, 49,21% cukup puas, 15,42% tidak puas, dan 0,32% sangat tidak puas.

"Ini hasil nan menurut kami cukup positif sebagai feedback kita untuk penyelenggaraan magang di angkatan nan kedua," tambahnya.

Ditawarkan Pekerjaan

Yassierli menyebut sebagian besar peserta magang ditawarkan pekerjaan usai program berakhir. Hasilnya, nyaris 30% peserta magang dilaporkan langsung mendapatkan tawaran. Dari total tersebut, sebanyak 17,11% nan sudah ditawarkan dan diterima dan 12,58% nan ditawarkan pekerjaan tapi ditolak.

"Ini adalah gambaran apakah perusahaan tempat peserta magang menawarkan pekerjaan. 30% menawarkan kerja, ada nan menolak lantaran mereka sudah diterima di tempat nan lain. Ada 33 persen mengatakan belum ditawari tapi ada indikasi dan 37,26% mengatakan tidak ditawari sampai penyelenggaraan magang selesai terakhir," jelasnya.

Berdasarkan info Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sektor nan paling banyak menawarkan pekerjaan ke peserta magang didominasi oleh tiga industri besar, ialah sektor keuangan, perdagangan, dan manufaktur.

"Ini adalah sebaran peserta mendapatkan penawaran kerja finance, kemudian perdagangan besar (wholesale trade) dan manufaktur. Ini terbesar, ini menunjukkan demand nan ada saat ini menggambarkan perusahaan inilah nan paling tertinggi dalam merekrut peserta magang," bebernya.

(rea/ara)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance