Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2026 |09:12 WIB

Menag Nasaruddin: Pesantren Berkontribusi Besar Jaga Keutuhan Bangsa!
JAKARTA — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pesantren kudu bisa melahirkan generasi nan tidak hanya unggul dalam kepemimpinan. Namun mempunyai kapabilitas manajerial nan kuat untuk menjawab tantangan zaman.
Menurutnya, pesantren mempunyai karakter keilmuan nan unik dan tidak dapat disamakan dengan lembaga pendidikan lainnya. Karena itu, penguatan Direktorat Jenderal Pesantren kudu diarahkan untuk memperkuat identitas, tradisi keilmuan, dan kelebihan pesantren dalam sistem pendidikan nasional.
"Pesantren mempunyai landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis nan khas,” ujarnya saat aktivitas Penguatan Direktorat Jenderal Pesantren melalui Bedah Buku KH. Abdul Wahab Hasbullah, di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, Yogyakarta, dikutip, Jumat (5/6/2026).
“Keunggulan itu kudu terus diperkuat agar pesantren bisa menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin mengangkat sosok KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai teladan kepemimpinan pesantren nan sukses memadukan visi besar dengan keahlian mengelola organisasi secara efektif.
Menurutnya, KH. Abdul Wahab Hasbullah tidak hanya dikenal sebagai pemimpin pergerakan nan mempunyai pengaruh luas, tetapi juga figur nan bisa membangun dan mengelola organisasi secara profesional.
"Pesantren ke depan tidak cukup hanya melahirkan figur pemimpin nan kharismatik. Pesantren juga kudu melahirkan pengelola nan profesional, adaptif, dan bisa memanfaatkan teknologi untuk kemajuan lembaga," tegasnya.
Nasaruddin mencontohkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai figur ideal nan memadukan kepemimpinan dan manajemen dalam satu pribadi. Model kepemimpinan semacam itulah nan menurutnya perlu menjadi inspirasi bagi pengembangan pesantren di Indonesia.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·