Menag: Momentum Idul Adha tidak sekedar ritual, tapi saling berbagi.
, JAKARTA, – Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan bahwa seremoni Idul Adha tidak hanya sekadar ritual ibadah, tetapi juga merupakan momentum untuk saling berbagi. Hal ini bermaksud agar kebahagiaan dan pemenuhan nutrisi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, seperti disampaikannya di Jakarta pada Rabu.
"Idul Adha ini sebetulnya identik dengan bulan berbagi. Kita berambisi melalui momentum ini, semua orang bisa mencicipi gizi hewani, baik melalui jalur ibadah kurban maupun skema support sosial," ujar Menag dalam keterangannya.
Menag menjelaskan bahwa semangat berbagi ini tidak hanya berasal dari umat Muslim, tetapi juga dari masyarakat non-Muslim. Dari puluhan hewan nan diterima Masjid Istiqlal, sebagian merupakan sumbangan dari masyarakat umum dan lembaga keagamaan lain, termasuk Gereja Katedral Jakarta.
"Banyak kawan kita nan non-Muslim juga menyerahkan hewan kurban. Kami sangat mengapresiasi toleransi dan kepedulian sosial ini," kata Menag.
Untuk mengakomodasi beragam jenis penyerahan, Masjid Istiqlal menerapkan tiga skema pengelolaan: pengelolaan hewan kurban konvensional, penitipan Dam untuk jamaah haji di Arab Saudi, dan support sosial alias Corporate Social Responsibility (CSR).
Hingga hari raya ini, Masjid Istiqlal menerima 63 ekor sapi, 18 ekor kambing, dan seekor domba. Semua hewan tersebut disembelih dan didistribusikan secara akuntabel kepada beragam lembaga keagamaan di bawah bimbingan Istiqlal.
"Insya Allah, sistem pertanggungjawaban di Istiqlal ini kami lakukan dengan transparan," tambahnya.
Terkait hewan kurban dari ketua negara, Menag mengonfirmasi bahwa pihak Masjid Istiqlal menerima penyerahan dari Presiden dan Wakil Presiden pada malam takbiran.
Menag berambisi perayaan Idul Adha 1447 Hijriah dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati gizi hewani secara merata. "Kita mau masyarakat kita di Indonesia ini tersenyum pada saat Idul Adha," katanya.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·