Taufik Fajar
, Jurnalis-Minggu, 30 Agustus 2026 |07:45 WIB

Melantai BEI (Foto: Okezone)
JAKARTA - Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP) bakal mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 September 2026, dengan nilai penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di kisaran Rp130–Rp140 per saham.
Perseroan membawa model upaya nan menggabungkan riset, inovasi, manufaktur, hingga komersialisasi produk kesehatan. Segmen tersebut dinilai mempunyai ruang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk kesehatan.
Berangkat dari ekosistem Universitas Gadjah Mada (UGM), SWAP mengembangkan beragam produk nan mencakup perangkat kesehatan, produk herbal, hingga pangan fungsional. Model upaya berbasis riset tersebut menjadi salah satu karakter nan membedakan perseroan di tengah perkembangan industri kesehatan nasional.
Daya tarik SWAP juga tercermin dari perkembangan keahlian terbaru. Pada semester I 2026, pendapatan perseroan tumbuh sekitar 77% dibandingkan dengan periode nan sama tahun sebelumnya. Pada periode nan sama, kerugian bersih perseroan juga sukses ditekan secara signifikan.
Pertumbuhan pendapatan tersebut menunjukkan upaya perseroan mulai menemukan momentum. Namun, tantangan berikutnya adalah gimana pertumbuhan tersebut dapat dikonversikan menjadi profitabilitas nan lebih kuat dan berkelanjutan.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·