Meksiko Memanas Usai Kematian Bos Kartel Narkoba, 25 Tentara Tewas

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Meksiko Memanas Usai Kematian Bos Kartel Narkoba, 25 Tentara Tewas

Meksiko Memanas Usai Kematian Bos Kartel Narkoba, 25 Tentara Tewas (X/@JulianMaciasT)

JAKARTA - Menteri Keamanan Meksiko Omar Garcia Harfuch mengatakan 25 personil Garda Nasional telah tewas dalam pertempuran dengan golongan pidana kartel narkoba. Hal ini terjadi usai penyergapan nan menewaskan salah satu pemimpin perdagangan narkoba di Meksiko ialah Nemesio Oseguera namalain “El Mencho".

Garcia Harfuch mengungkapkan perihal itu saat mendampingi Presiden Claudia Sheinbaum memberikan keterangan pers. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum berupaya meredakan kekhawatiran akibat tewasnya El Mencho, nan memicu serangkaian kekerasan oleh kartel di seluruh negeri.

Garcia Harfuch mengatakan bahwa 25 personil Garda Nasional telah tewas dalam pertempuran dengan golongan pidana di negara bagian Jalisco setelah penyergapan tersebut.

“Yang krusial sekarang adalah menjamin perdamaian dan keamanan seluruh penduduk, seluruh Meksiko,” kata Sheinbaum, melansir Al Jazeera, Selasa (24/2/2026). 

Ia menambahkan, kondisi telah membaik dan Meksiko “tenang” setelah penyergapan hari Minggu nan menewaskan “El Mencho”.

Pembunuhan Mencho terjadi ketika Meksiko berada di bawah tekanan nan semakin besar dari Amerika Serikat (AS) untuk mengambil sikap nan lebih garang terhadap kelompok-kelompok perdagangan narkoba. Meskipun, pembunuhan tokoh-tokoh kartel tingkat atas di masa lampau hanya berakibat mini pada perdagangan narkoba dan seringkali menciptakan kekosongan kepemimpinan nan kemudian diisi  pihak lain dengan kekerasan.

Penggerebekan itu juga memicu gelombang serangan jawaban dan penghalang jalan dadakan nan telah menyebarkan ketakutan dan ketidakpastian di seluruh Meksiko. Kelompok-kelompok pidana berebut kendali wilayah secara brutal.

Garcia Harfuch mengatakan bahwa 25 personil Garda Nasional tewas dalam enam kejadian di seluruh Jalisco. Ia menambahkan bahwa 30 orang nan dia sebut sebagai tersangka pidana juga tewas dalam bentrok tersebut, berbareng dengan empat orang di Michoacan.

“Pertama ada baku tembak besar-besaran, lampau nan lain, dan nan lain lagi,” kata seorang penduduk anonim dari kota Aguililla di Michoacan kepada instansi buletin AFP.

Ia mengatakan personil kartel menyerang pos terdepan tentara setempat pada hari Minggu. “Tetapi mereka tidak dapat maju lantaran para tentara menghentikan mereka.”

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com