Awaludin
, Jurnalis-Senin, 23 Februari 2026 |22:01 WIB

Masjid di Nablus Dibakar (foto: trtworld)
JAKARTA - Otoritas Palestina mengecam pembakaran sebagian masjid di Kota Nablus, wilayah Tepi Barat, nan disebut sebagai bagian dari meningkatnya serangan pemukim Israel, terhadap situs keagamaan dan properti sipil.
Menurut keterangan saksi nan dilansir dari trtworld, kejadian terjadi pada Senin (23/2/2026) awal hari, ketika sejumlah pemukim Israel menyerbu Kota Tal, dekat Nablus, sebelum fajar. Mereka membakar sebagian Masjid Abu Bakr Al-Siddiq, menghanguskan area pintu masuk dan menyebabkan kebinasaan gedung menghitam akibat asap. Coretan grafiti bersuara rasis juga ditemukan di tembok masjid.
Salah satu grafiti memuat nama “Price Tag”, julukan nan kerap dikaitkan dengan jaringan pemukim garis keras Israel nan dituduh terlibat dalam beragam serangan terhadap penduduk Palestina dan kekayaan barang mereka.
Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina menyebut, kejadian itu sebagai bagian dari “eskalasi sistematis” terhadap tempat-tempat suci. Mereka menyatakan bahwa puluhan masjid menjadi sasaran sepanjang tahun lalu. Otoritas Palestina juga menuduh pasukan Israel kandas mencegah serangan semacam itu dan menilai tindakan tersebut melanggar agunan internasional atas kebebasan beribadah.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·