Para pemain Marseille melakukan selebrasi.(Onefootball)
Olympique de Marseille sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Rennes dalam lanjutan Ligue 1 di Stadion Orange Vélodrome. Tampil dominan sejak peluit pertama, skuat didikan Les Phocéens sukses membungkam tim tamu dengan skor meyakinkan 3-1.
Kemenangan ini membawa akibat signifikan pada tabel klasemen. Marseille sekarang merangsek naik ke posisi kelima, menggeser Rennes nan kudu rela turun ke ranking keenam. Efektivitas serangan menjadi pembeda utama dalam laga nan berjalan sengit ini.
Dominasi Kilat Højbjerg dan Aubameyang
Laga baru melangkah dua menit, publik tuan rumah langsung bersorak. Pierre-Emile Højbjerg membuka kelebihan Marseille setelah memanfaatkan umpan matang dari Mason Greenwood. Gol sigap ini meruntuhkan mental pertahanan Rennes di awal laga.
Tekanan berkali-kali Marseille membuahkan hasil kembali pada menit ke-10 melalui tindakan Amine Gouiri nan menggandakan kelebihan menjadi 2-0. Memasuki babak kedua, Pierre-Emerick Aubameyang menyempurnakan kemenangan tuan rumah pada menit ke-55 setelah menerima assist dari Højbjerg.
Rennes sempat memberikan perlawanan melalui pemain pengganti Arnaud Nordin nan memberikan assist untuk gol intermezo Estéban Lepaul. Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan tim tamu.
Statistik Marseille vs Rennes
| Total Tembakan | 27 | - |
| Tembakan Tepat Sasaran | 11 | 6 |
| Tekel Berhasil | 94.4% | - |
| Umpan Silang | - | 32 |
Analisis Pertandingan: Efisiensi vs Pemborosan
Pierre-Emile Højbjerg layak dinobatkan sebagai Player of the Match. Gelandang asal Denmark tersebut mendikte permainan dengan catatan satu gol, satu assist, dan empat umpan kunci. Ia menjadi motor serangan utama nan membikin transisi Marseille sangat mematikan.
Di sisi lain, Pierre-Emerick Aubameyang menjadi ancaman konstan dengan mencatatkan enam tembakan tepat sasaran. Ketajaman lini depan Marseille berbanding terbalik dengan Rennes. Meski melepaskan 32 umpan silang, tim tamu hanya bisa menghasilkan enam tembakan tepat sasaran, menunjukkan buruknya penyelesaian akhir dan kualitas umpan di area krusial.
Kekuatan pertahanan Marseille juga patut diacungi jempol. Dengan persentase kemenangan tekel mencapai 94,4%, mereka sukses mematikan setiap upaya transisi sigap nan coba dibangun oleh Rennes sepanjang pertandingan.
Dengan hasil ini, Marseille menunjukkan sinyal kuat untuk bersaing di area kejuaraan Eropa, sementara Rennes mempunyai pekerjaan rumah besar dalam memperbaiki efektivitas serangan mereka di laga-laga mendatang. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·