Maroko Terbuka 2026: Langkah Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Usai Kalah dari Camila Osorio

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
 Langkah Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Usai Kalah dari Camila Osorio Langkah petenis Janice Tjen di WTA 250 Maroko Terbuka 2026 kandas di babak 16 besar usai dikalahkan Camila Osorio 3-6, 6-3, dan 0-6.(AFP)

AMBISI petenis putri Indonesia, Janice Tjen, untuk melangkah lebih jauh di arena WTA 250 Maroko Terbuka 2026 terpaksa kandas di babak 16 besar. Datang sebagai unggulan pertama, Janice kudu mengakui ketangguhan wakil Kolombia, Camila Osorio, dalam pertarungan sengit tiga set.

Bertanding di Lapangan Club des Cheminots, Rabat, Maroko, Rabu (20/5) malam WIB, petenis ranking 41 bumi itu terlibat duel nan menguras bentuk sebelum akhirnya menyerah dengan skor akhir 3-6, 6-3, dan 0-6.

Jalannya pertandingan berjalan sangat ketat di bawah guyuran atmosfer tanah liat Rabat, dengan efektivitas servis serta kesalahan sendiri menjadi pembeda hasil akhir.

Janice tercatat melakukan enam kali double faults, sedangkan Osorio sedikit lebih banyak dengan tujuh kali.

Meski persentase servis pertama Janice mencapai 68%, dia kesulitan mengamankan nomor dari situasi servis kedua lantaran hanya bisa memenangi 36% poin, berbanding terbalik dengan Osorio nan mencapai 50%.

Sektor pengembalian servis sebenarnya sempat memberikan angin segar bagi Janice lewat 13 kali kesempatan break point nan diciptakannya sepanjang laga.

Namun, Janice tampak kurang klinis di poin-poin kritis dan hanya bisa mengonversi tiga break points.

Sebaliknya, Osorio tampil jauh lebih mematikan lantaran dari jumlah 13 kesempatan nan sama, mantan petenis ranking 33 bumi itu sukses memanfaatkan enam kali break points untuk meruntuhkan pertahanan Janice.

Osorio apalagi sempat mencatatkan rentetan enam gim beruntun nan membikin Janice kehilangan momentum untuk bangkit.

Secara keseluruhan, Janice mengemas 85 poin, terpaut 11 nomor dari Osorio nan membukukan 96 poin kemenangan untuk mengunci tiket ke babak perempat final.

Kekalahan ini tentu menjadi hasil nan pahit bagi Janice nan datang sebagai unggulan pertama di turnamen ini. Kendati demikian, performa gigih nan ditunjukkannya saat memenangkan total 36 poin penerimaan servis tetap menjadi catatan positif.

Kegagalan di Maroko kudu menjadi bahan pertimbangan mendalam bagi Janice berbareng tim pelatih, terutama dalam mematangkan ketenangan mental di lapangan tanah liat sebelum dia bertolak ke Paris untuk tampil di Grand Slam Roland Garros 2026 pekan depan. (Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia