
Marc Marquez geram mendengar wacana hukuman berat bagi pembalap nan tidakhadir di event promosi (Foto: Instagram/@marcmarquez93)
MARC Marquez merasa geram setelah mendengar adanya ancaman hukuman buat pembalap jika tidakhadir dari event promosi di suatu pekan balapan. Ia merasa, perihal tersebut tidak semestinya diberlakukan.
Jelang MotoGP Mandalika 2026 akhir pekan lalu, muncul berita soal tanggungjawab pembalap mengikuti event promosi mulai musim depan. Bila absen, mereka bisa dikenai denda hingga 5.000 Euro (setara Rp100 juta)!

Aturan ini bertindak untuk ‘Hero Walk’ nan diadakan setiap Minggu pagi jelang balapan. Pembalap kudu menghabiskan minimal 10 menit untuk menyapa fans dan mengikuti event promosi.
1. Makin Berat
Masalahnya, jenis hukuman nan dikenakan bakal semakin berat jika tidakhadir untuk kali kedua, ketiga, dan seterusnya. Paling berat, mereka bisa saja dihukum nan berangkaian dengan sisi olahraga.
MotoGP seperti hendak menindak tegas minimnya kepatuhan pembalap untuk mendekatkan diri dengan penggemar. Marquez sendiri pernah disorot gara-gara tindakannya di MotoGP Jepang 2026.
Ketika itu, Marquez memutuskan tidak ikut balapan gokart sebagai bagian dari event promosi di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Motegi, Jepang. Ia malah diwakilkan oleh pemeran pengganti.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·