
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)
RIO DE JANEIRO – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez membongkar satu-satunya kelemahan Ducati GP26 usai kandas memenangkan balapan utama MotoGP Brasil 2026. Menurut Marquez, dia tetap belum menemukan emosi nan tepat terhadap motor GP26 di setiap awal balapan musim ini.
Seperti nan diketahui, sejatinya Marquez tampil luar biasa saat mengamankan kemenangan di sesi Sprint race MotoGP Brasil 2026. Namun, rider berjuluk The Baby Alien itu kudu puas menyudahi balapan utama MotoGP Brasil 2026 di posisi kelima.
Sang juara memperkuat mengakui bahwa dirinya tetap kesulitan mengimbangi kecepatan duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, nan tampil dominan di Sirkuit Interlagos tersebut. Pada akhirnya, pembalap utama tim pabrikan Ducati ini finis empat detik di belakang Bezzecchi.
Marquez mengungkapkan bahwa masalah utama nan dia hadapi bukanlah soal kecepatan puncak (top speed), melainkan kesulitan menemukan ritme di fase awal balapan nan membuatnya kehilangan banyak waktu berharga.
1. Kendala Feeling di Lap-Lap Awal
Marquez menjelaskan bahwa separuh dari selisih waktunya dengan pemenang balapan terjadi lantaran kurangnya feeling pada motor Ducati GP26 saat memulai balapan. Hal ini diperparah ketika dia disalip oleh Fabio di Giannantonio dan Jorge Martin, nan membuatnya kehilangan jalur bersih untuk mengejar ketertinggalan.
Marc Marquez melaju di MotoGP Brasil 2026 (Foto: Facebook/MotoGP)
"Saya kehilangan (kecepatan) di lap-lap awal, hanya itu. Feeling-nya... saya tidak merasa nyaman, dan di sanalah saya perlu melakukan peningkatan," ujar Marc Marquez, dilansir dari Crash, Selasa (24/3/2026).
Marquez pun pada akhirnya tak bisa memaksakan diri. Sebab dirinya kudu bermain kondusif demi menjaga kondisi ban hingga akhir balapan.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·