Marak Kekerasan Seksual di Pesantren, PKB Kumpulkan Ratusan Ponpes

Sedang Trending 43 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

PKB bakal menggelar pertemuan nasional terhadap 250 Pondok Pesantren (Ponpes) dari seluruh Indonesia untuk membahas maraknya kasus kekerasan seksual, terutama di lingkungan pesantren.

Ketua DPP PKB Nihayatul Wafiroh mengatakan aktivitas Temu Nasional Pesantren itu dilakukan pihaknya usai menerima banyaknya kejuaraan dari Ponpes mengenai kasus-kasus kekerasan seksual nan belakangan muncul ke publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak sekali permohonan, pengaduan dan juga curhatan dari pesantren di seluruh Indonesia tentang beragam kasus kekerasan seksual nan terjadi di banyak pesantren nan akhir-akhir ini tentu sangat meresahkan," ujar Nini dalam konvensi pers, Jumat (15/5).

Ia menjelaskan rencananya aktivitas tersebut bakal digelar di Jakarta, pada Senin dan Selasa (18-19/5) mendatang.

Nini menyebut pihaknya juga bakal memanggil Kementerian Agama, Kementerian PPPA hingga Kepolisian untuk duduk berbareng mencari solusi mengenai kasus kekerasan seksual.

Pasalnya, kata dia, tetap banyak Ponpes nan gagap alias memerlukan pendampingan dari abdi negara ketika ditemukan kasus kekerasan seksual.

"Mereka tidak bisa untuk apa menghandle sendiri, mereka butuh pendampingan. Mereka mungkin belum tahu gimana langkah menyelesaikannya seperti apa, lampau prosedur hukumnya seperti apa," tuturnya.

"Karena memang kita memerlukan tempat, seluruh pesantren memerlukan tempat untuk saling berbagi kondisi di lapangan seperti apa, kondisi psikologis seperti apa, dan mencari jalan keluar bersama," imbuh Nini.

Dalam kesempatan nan sama, Nini mengatakan masalah kekerasan seksual di Ponpes juga sangat rumit, lantaran tetap ada aspek relasi kuasa nan sangat besar dalam pengusutannya.

"Jadi memang tidak bisa dipandang dari satu sisi dan relasi kuasanya juga cukup tinggi. Jadi ketika membicarakan itu mulai dari relasi kuasa, power antara pelaku dan korban, relasi kuasa agama, relasi kuasa politik, dan sebagainya, pasti sangat persoalannya ada complicated," tuturnya.

Banner Microsite Haji 2026

Sebelumnya kasus kekerasan seksual di Ponpes kembali marak terjadi, salah satunya nan dilakukan oleh Kiai Ashari di Pati, Jawa Tengah.

Kiai Ashari nan merupakan pendiri pesantren di Pati itu kudu berurusan dengan norma setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerkosaan puluhan santriwati.

Ashari ditangkap tim campuran Polresta Pati, Polda Jawa Tengah dan Resmob Mabes Polri di Masjid Agung Purwantoro.

Selain itu, Ponpes Nurul Jadid di Mesuji, Lampung, dibakar massa pada Sabtu (9/5) diduga buntut kasus pencabulan nan dilakukan pendiri pesantren.

Terbaru, Polisi menetapkan pengasuh Ponpes di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Jepara berinisial IAJ (60) sebagai tersangka kasus kekerasan seksual terhadap santriwati. Dan kasus sodomi santri hingga terinfeksi penyakit menular seksual (PMS) oleh pembimbing ponpes di Punjut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

(tfq/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional