Jakarta, CNN Indonesia --
Kepolisian menjadwalkan pemeriksaan terhadap mandor proyek dan pemilik gedung mengenai kejadian tewasnya empat pekerja serta tiga lainnya mengalami sesak napas di letak pembangunan di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
"Pemeriksaan segera dijadwalkan," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (7/4).
Menurut Nurma, pemeriksaan terhadap keduanya bakal dilakukan dalam waktu dekat dengan status sebagai saksi. Langkah ini dilakukan untuk mendalami dugaan kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja di proyek tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya diperiksa mengenai kelalaian," ucap dia.
Sebelumnya, peristiwa nahas terjadi di proyek gedung bertingkat tersebut, di mana empat pekerja meninggal bumi dan tiga lainnya mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar gas dari dalam tangki air.
Empat korban meninggal diketahui berinisial YN (32) asal Subang, MW (62) asal Cianjur, TS (63) asal Bandung Barat, dan MF (19) asal Bandung Barat. Sementara tiga korban selamat nan mengalami sesak napas adalah UJ (41), SN (63), dan AJ (47), nan berasal dari Purwakarta.
Peristiwa bermulai pada Jumat (3/4) sekitar pukul 10.00 WIB, ketika dua pekerja berada di letak proyek. Keduanya diminta oleh mandor untuk menguras penampungan air bersih nan berada di bagian basement.
Saat proses pembongkaran penutup tangki, salah satu pekerja terjatuh ke dalam lubang dengan kedalaman sekitar tiga meter. Rekan kerjanya berupaya memberikan pertolongan, namun tanpa dilengkapi perangkat keselamatan.
Upaya pengamanan tersebut justru berujung petaka, lantaran pekerja lain ikut terjatuh ke dalam penampungan. Secara keseluruhan, empat orang terperosok ke dalam tangki, sementara tiga lainnya mengalami sesak napas akibat paparan udara panas dan aroma dari dalam penampungan.
Para korban kemudian dievakuasi oleh saksi dan dilarikan ke Rumah Sakit Pasar Rebo untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di instalasi darurat darurat, empat korban dinyatakan meninggal bumi oleh dokter.
(antara/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·