Para pemain Persija Jakarta.(Dok. Antara)
MANAJER Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, mengungkapkan pertimbangan mendalam mengenai performa timnya di musim 2025/2026. Meski secara statistik poin mengalami peningkatan, Ardhi mengakui bahwa Macan Kemayoran kehilangan sosok striker haus gol nan bisa menjadi pembeda di lapangan.
Menurut Ardhi, ketiadaan penyerang tajam alias goal getter murni menjadi aspek utama Persija kandas bersaing memperebutkan gelar juara di pekan-pekan krusial. Musim ini, Persija dipastikan kudu puas finis di posisi ketiga klasemen akhir.
"Kami tidak mempunyai goal getter. Jadi saat bola itu sudah sampai ke depan, susah untuk membikin gol," ujar Ardhi Tjahjoko kepada awak media di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Perbandingan Maxwell Souza dan Marko Simic
Ardhi kemudian membandingkan kondisi skuad saat ini dengan memori kejayaan tahun 2018. Kala itu, Persija mempunyai Marko Simic nan tampil fenomenal dengan torehan 28 gol, alias menyumbang lebih dari separuh total 53 gol tim saat menjuarai Liga 1.
Kondisi tersebut kontras dengan musim 2025/2026. Penyerang jagoan saat ini, Maxwell Souza, memang menjadi top skor klub dengan 15 gol. Namun, jumlah tersebut tidak sampai seperempat dari total 62 gol nan dikoleksi Persija musim ini.
| Top Skor Utama | Marko Simic (28 Gol) | Maxwell Souza (15 Gol) |
| Total Poin | 62 Poin | 68 Poin (Masih bisa bertambah) |
| Jumlah Kemenangan | 18 Menang | 21 Menang |
Peningkatan Performa Kolektif
Kendati mengeluhkan lini depan, Ardhi menilai secara kolektif kualitas permainan Persija musim ini sebenarnya lebih baik dibandingkan jenis juara 2018. Hal ini dibuktikan dengan perolehan poin dan jumlah kemenangan nan lebih tinggi.
Saat ini, Persija telah mengoleksi 68 poin dari 21 kemenangan. Angka ini melampaui catatan tahun 2018 nan hanya mengumpulkan 62 poin dengan 18 kemenangan. Persija tetap berkesempatan menambah poin pada laga terakhir melawan Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (23/5/2026).
"Kalau saya rasa, lebih baik dari 2018, ya. Karena dari materi pemain, kemudian di pertandingan-pertandingan kami lebih banyak menang juga daripada tahun 2018," pungkas Ardhi. (Ant/H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·