RCD Mallorca kudu menerima realita pahit terdegradasi dari La Liga meski menang telak 3-0 atas Real Oviedo. Simak drama pekan pamungkas di sini.(Mallorca)
NASIB tragis kudu dialami RCD Mallorca di pekan pamungkas La Liga. Meski sukses mengakhiri tren tiga laga tanpa kemenangan dengan melibas Real Oviedo 3-0 di Estadi Mallorca Son Moix, Los Piratas tetap dipastikan terdegradasi ke kasta kedua.
Mallorca turun minum dengan mengantongi 42 poin. Secara luar biasa, jumlah tersebut menjadi rekor poin tertinggi bagi tim nan terdegradasi sejak Deportivo de La Coruña pada musim 2010/11.
Sadar hanya kemenangan nan bisa membuka kesempatan bertahan, Mallorca sempat tampil gugup di awal laga. Mereka apalagi nyaris kebobolan umpama sundulan David Carmo di dalam kotak penalti tidak meleset. Ancaman itu langsung menyengat tuan rumah untuk bangkit menyerang melalui motor serangan Takuma Asano dan Vedat Muriqi.
Asano sempat mendapatkan kesempatan emas lewat sepakan mendatar dari sisi kanan, namun bola tetap melebar. Tak lama berselang, sundulan Muriqi nan berdiri tanpa kawalan juga tetap mengarah tepat ke pelukan kiper Oviedo, Horatiu Moldovan.
Di tengah kekhawatiran suporter nan mendengar berita jelek dari hasil pertandingan di stadion lain, Mallorca akhirnya memecah kebuntuan sesaat sebelum turun minum. Berawal dari umpan silang dalam Pablo Maffeo, Pablo Torre menyambut bola dengan sepakan voli terukur nan membawa tuan rumah memimpin 1-0.
Memasuki babak kedua, atmosfer di tribun semakin tegang. Para pendukung Mallorca mulai terpaku pada ponsel mereka untuk memantau papan skor klub rival. Di lapangan, Mallorca nyaris menggandakan kelebihan pada menit ke-55 jika tendangan Sergi Darder nan berbelok arah tidak membentur tiang gawang.
Gempuran tuan rumah baru membuahkan hasil kedua pada menit ke-83. Manu Morlanes melepaskan tembakan voli memantul tanah nan bersarang telak ke pojok atas gawang Oviedo, mengubah skor menjadi 2-0.
Pesta gol Mallorca ditutup oleh Vedat Muriqi pada menit ke-88 lewat sepakan jarak dekat. Gol tersebut menjadi catatan impresif tersendiri bagi sang striker nan sukses mengoleksi 23 gol di La Liga musim ini.
Sayangnya, kemenangan telak 3-0 ini berhujung sia-sia. Mallorca tetap finis di ranking ke-18 dan terdegradasi setelah kalah head-to-head (selisih poin pertemuan) dari Osasuna dan Levante nan sama-sama mengoleksi 42 poin. Sementara bagi Real Oviedo, kekalahan ini semakin membenamkan mereka di dasar klasemen setelah melewati tujuh laga beruntun tanpa kemenangan. (Flash Score/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·