Seorang mahasiswi salah satu kampus swasta di Kota Makassar, Sulsel menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan di salah satu rumah di perumahan elite area GMTD, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.
Informasi nan diterima, korban diduga disekap dan diperkosa oleh laki-laki berinisial FR. Peristiwa tersebut terjadi saat korban mencari pekerjaan.
Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abd Latif, dia mendapat info itu pada Minggu (10/5).
"Kami menerima info dari masyarakat bahwa ada seorang gadis disekap di salah satu rumah, petugas langsung mendatangi letak dan betul menemukan seorang wanita dalam kondisi tangannya terikat," kata Abd Latif kepada wartawan, Rabu (13/5).
Ia mengatakan, korban merupakan mahasiswi di salah satu kampus swasta di Kota Makassar. Ia diduga disekap dan diperkosa oleh laki-laki saat mencari pekerjaan.
"Awal mula kejadian, saat korban ini melamar pekerjaan melalui media sosial. Ia dinyatakan lulus, lampau diarahkan datang ke rumah nan menjadi letak kejadian," bebernya.
Polisi tetap menyelidiki jenis pekerjaan apa nan dilamar korban.
"Untuk jenis pekerjaan nan dilamar, kami tetap belum bisa memastikan. Namun, berasas keterangan korban, dia melamar kerja lewat media sosial dan kemudian diminta datang, menginap di rumah tersebut," sambungnya.
Korban mengikuti perintah pelaku. Dia datang ke rumah tersebut pada Jumat (8/5). Setibanya di lokasi, dia tidak diizinkan pulang dan disekap.
"Ada juga dugaan tindak pemerkosaan. Itu dari keterangan awal korban," ucapnya.
Korban Ditemukan Warga Tangan Terikat
Rumah nan menjadi letak penyekapan hingga pemerkosaan adalah rumah kontrakan. Rumah tersebut disewa oleh pelaku selama tiga hari.
"Rumah tersebut disewa sekitar tiga hari, mulai Jumat hingga kejadian terungkap pada Minggu," ucapnya.
Korban pun sukses kabur setelah pemilik rumah datang ke letak bermaksud mengecek dan memberitahukan penyewa bahwa waktu sewa rumah telah berakhir. Namun, bukannya mendapati pelaku, pemilik rumah malah menemukan wanita muda dalam kondisi terikat.
"Korban akhirnya bisa keluar dari rumah setelah pemilik kontrakan datang memeriksa rumah lantaran masa sewanya telah habis. Saat pemilik rumah mengetuk pintu, korban kemudian muncul dari dalam rumah," bebernya.
Latif menegaskan, kasus ini tetap dalam penyelidikan kepolisian.
"Saat ini pelaku tetap dalam proses penyelidikan dan pengejaran. Ketika petugas tiba di letak untuk melakukan evakuasi, pelaku sudah melarikan diri dan tidak berada di TKP," tandasnya.
41 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·