Mahasiswa UNISA Yogya Gelar Kampanye-Seminar Anti Judol, Gandeng Komdigi-OJK DIY

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Seminar & Awarding Antariksa 2026 digelar di Hall Baroroh Baried UNISA Yogyakarta, Sabtu (11/7), sebagai puncak rangkaian aktivitas Antariksa 2026. Foto: Dok. Istimewa

Judi online tetap jadi ancaman serius bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga kesehatan mental dan kehidupan sosial.

Keprihatinan ini mendorong mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta) menggelar kampanye edukasi literasi finansial dan digital berjudul "Stop Clicking, Start Living".

Sebagai puncak rangkaian kegiatan, mereka menggelar Seminar & Awarding Antariksa 2026 di Hall Baroroh Baried UNISA Yogyakarta pada Sabtu (11/7).

Seminar & Awarding Antariksa 2026 digelar di Hall Baroroh Baried UNISA Yogyakarta, Sabtu (11/7), sebagai puncak rangkaian aktivitas Antariksa 2026. Foto: Dok. Istimewa

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan OJK DIY, Kementerian Komunikasi dan Digital, GoPay Indonesia, akademisi, serta mahasiswa untuk membahas ancaman gambling online dan pentingnya literasi digital serta finansial dalam mencegah kejahatan finansial.

Tenaga Ahli Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Donny Budi Utoyo, dalam kesempatan itu menyebut ruang digital semestinya dimanfaatkan untuk membangun hubungan sosial dan menghadirkan faedah bagi masyarakat, bukan sebaliknya.

"Pada intinya, kehidupan kita itu dibagi atas tiga ruang. Ruang pertama adalah rumah, tempat afeksi, kasih sayang, rasa aman, karakter dasar. Ruang kedua jika nggak sekolah, kantor. Ruang ketiga adalah tempat kumpul, alun-alun, coffee shop, bisa masjid, bisa segala macam," ujar Donny.

Seminar & Awarding Antariksa 2026 digelar di Hall Baroroh Baried UNISA Yogyakarta, Sabtu (11/7), sebagai puncak rangkaian aktivitas Antariksa 2026. Foto: Dok. Istimewa

Sementara itu, Pengawas Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah dan Layanan Manajemen Strategis OJK DIY, Rosi Kho Arliyani, dengan tegas menyatakan bahwa seluruh praktik gambling online dipastikan membikin pemainnya kalah dan tergolong sebagai corak penipuan (scam).

"Semua gambling online itu dipastikan bakal selalu kalah, nan katanya menang itu sengaja dikondisikan, jadi sepakat bahwa gambling online itu adalah scam," kata Rosi.

Ia menjelaskan, meski OJK tidak mempunyai kewenangan langsung dalam penanganan gambling online, lembaganya terus memperkuat edukasi dan perlindungan konsumen agar masyarakat semakin waspada terhadap beragam corak kejahatan finansial di era digital, termasuk pinjaman online ilegal.

Wakil Rektor IV UNISA Yogyakarta, Ali Imron, mengatakan gambling online bukan kejadian sederhana lantaran di baliknya terdapat strategi komunikasi nan membikin aktivitas tersebut seolah-olah kondusif dan berisiko rendah, padahal dampaknya sangat merugikan.

Menurutnya, perguruan tinggi mempunyai peran dalam membangun kesadaran mahasiswa untuk turut mengedukasi masyarakat mengenai ancaman gambling online.

"Judi online bukanlah kejadian nan sederhana, dibaliknya terdapat strategi komunikasi nan membikin aktivitas tersebut seolah-olah kondusif dan berisiko rendah, padahal dampaknya sangat merugikan. Oleh lantaran itu kita kudu istiqamah, sebagai mahasiswa, mengedukasi masyarakat bahwa gambling online adalah sesuatu nan kudu dilawan," ujar Ali Imron.

Seminar & Awarding Antariksa 2026 digelar di Hall Baroroh Baried UNISA Yogyakarta, Sabtu (11/7), sebagai puncak rangkaian aktivitas Antariksa 2026. Foto: Dok. Istimewa

Ketua Antariksa 2026, Anwar Annas Rifai, mengatakan program ini menjadi wadah bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk berkreasi, berkolaborasi, sekaligus menghadirkan edukasi kepada masyarakat mengenai akibat gambling online nan menurutnya tetap besar, baik dari sisi psikologis, ekonomi, maupun sosial.

"Antariksa bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wadah bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk berkreasi, berinovasi, berkolaborasi, sekaligus menghadirkan edukasi nan berakibat bagi masyarakat,” jelas Anwar.

“Tahun ini kami kembali mengangkat rumor gambling online lantaran kami memandang dampaknya tetap sangat besar, baik dari sisi psikologis, ekonomi, maupun sosial," lanjutnya.

Sebelum seminar ini digelar, rangkaian kampanye Antariksa 2026 telah berjalan dalam beberapa corak kegiatan, di antaranya Antariksa Goes to School di 16 sekolah se-DIY, Geber Warga, Antariksa Competition, Social Movement di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, hingga petisi daring nan telah mengumpulkan 3.514 tanda tangan support masyarakat terhadap aktivitas stop gambling online.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan