JAKARTA - Dalam aliran Islam, sujud bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan corak penghambaan tertinggi seorang hamba kepada Sang Pencipta. Sujud melambangkan kerendahan hati kita, menempatkan kepala sejajar dengan tanah.
Selain sujud nan dilakukan sebagai rukun sholat, ada beberapa jenis sujud lain nan disyariatkan dalam Islam untuk dilakukan dalam kondisi tertentu. Berikut adalah macam-macam sujud beserta tata caranya, sebagaimana dirangkum dari sumber Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah.
1. Sujud Sahwi
Sujud sahwi dilakukan ketika seseorang ragu alias lupa mengenai jumlah rakaat alias meninggalkan salah satu sunnah ab'adh dalam sholat. Sujud ini dilakukan sebanyak dua kali sebelum alias sesudah salam.
Tata Cara:
Sama seperti sujud biasa, namun dilakukan dua kali di akhir sholat.
Bacaan Sujud Sahwi:
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو
Subhana man la yanamu wa la yashu.
Artinya: "Maha Suci Dzat nan tidak tidur dan tidak lupa."
2. Sujud Tilawah
Sujud tilawah dilakukan ketika seseorang membaca alias mendengar ayat-ayat Sajdah dalam Al-Qur'an. Terdapat 15 titik ayat Sajdah nan ditandai dengan simbol kubah alias kata sajdah. Sujud ini bisa dilakukan di dalam maupun di luar sholat.
Tata Cara:
Cukup satu kali sujud dengan diawali takbir tanpa perlu melakukan salam (jika di luar sholat, sebagian ustadz mensyaratkan berwudhu dan menghadap kiblat).
Bacaan Sujud Tilawah:
سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ
Sajada wajhiya lilladhi khalaqahu wa sawwarahu wa syaqqa sam’ahu wa basharahu bihaulihi wa quwwatihi fatabarakallahu ahsanul khaliqin.
Artinya: "Aku bersujud kepada Dzat nan telah menciptakanku, membentuk rupaku, dan nan telah memberi pendengaran serta penglihatan dengan daya dan kekuatan-Nya. Maha Berkah Allah, sebaik-baik Pencipta."
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·