Maarten Paes Jadi Penyelamat Ajax Lolos ke Liga Konferensi

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Maarten Paes Jadi Penyelamat Ajax Lolos ke Liga Konferensi Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes tampil gemilang dengan menggagalkan dua penalti FC Utrecht dan membawa Ajax lolos ke Liga Konferensi Eropa musim depan.(Ajax)

KIPER Timnas Indonesia, Maarten Paes tampil sebagai penyelamat Ajax Amsterdam. Ia sukses menggagalkan dua penalti FC Utrecht untuk membawa timnya merebut tiket Liga Konferensi musim depan.

Ajax Amsterdam memastikan diri tampil di Liga Konferensi musim depan setelah menundukkan FC Utrecht 4-3 lewat adu penalti pada final play off Eredivisie di Stadion Kras, Volendam, Minggu (24/5) petang WIB. Kedua tim sebelumnya bermain seri 1-1 hingga babak tambahan.

Penjaga gawang Ajax, Maarten Paes, menjadi sosok kunci kemenangan setelah menggagalkan dua eksekusi penalti pemain Utrecht dalam drama adu tos-tosan.

Sejak awal pertandingan, Paes sudah bekerja keras menjaga gawang Ajax dari tekanan Utrecht. Ia menggagalkan sundulan Sieber Horemans dan mengamankan sepakan mendatar Souffian El Karouani pada menit ketujuh.

Ajax kemudian mulai keluar dari tekanan dan menciptakan kesempatan melalui Steven Berghuis serta Aaron Bouwman. Namun, penjaga gawang Utrecht, Vasilis Barkas, juga tampil solid di bawah mistar.

Pada babak kedua, Ajax mencoba mengambil kendali permainan. Peluang sempat diperoleh Bouwman dan Jorthy Mokio, tetapi upaya mereka belum membuahkan hasil setelah bola membentur mistar gawang.

Skor tanpa gol memperkuat hingga waktu normal usai sehingga laga dilanjutkan ke babak tambahan.

Ajax akhirnya memecah kebuntuan pada menit keenam babak pertama tambahan waktu lewat Davy Klaassen nan memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk membawa timnya unggul 1-0.

Namun, Utrecht bisa menyamakan kedudukan pada menit kedua babak tambahan kedua melalui tendangan keras Gjivai Zechiel nan kandas dibendung Paes. Skor 1-1 memperkuat hingga menit ke-120 dan laga kudu ditentukan lewat adu penalti.

Drama sempat terjadi sebelum adu penalti dimulai lantaran eksekusi dilakukan di depan tribun pendukung Utrecht. Kapten Ajax, Davy Klaassen, melayangkan protes kepada wasit Allard Lindhout.

"Ini tidak mungkin benar, kan? Serius, ini tidak adil. Kita bukan amatir, kan?" ujar Klaassen dikutip dari VoetbalPrimeur. 

Pada momen penentuan itu, Paes kembali menjadi pahlawan. Kiper timnas Indonesia tersebut menggagalkan tendangan penalti Sebastien Haller dan Souffiane El Karouani. Sementara empat penendang Ajax sukses menjalankan tugasnya untuk memastikan kemenangan 4-3.

Pelatih Ajax Oscar Garcia mengaku lega timnya sukses mengamankan tiket kejuaraan Eropa musim depan.

"Saya pikir kami memainkan dua pertandingan dahsyat dan layak bermain di Eropa musim depan," kata Garcia.

"Saya lega. Kami menginginkan Ajax bermain di Eropa. Ini krusial bagi klub, para pemain, dan pemain nan mau direkrut klub," lanjutnya.

García juga menyatakan keinginannya untuk tetap memperkuat berbareng Ajax musim depan, meski keputusan akhir berada di tangan manajemen klub.

"Tugas saya untuk musim ini sudah selesai. Saya tidak tahu kapan kita bakal membicarakan musim depan. Apa pun nan diputuskan klub, tidak masalah," ujar Garcia.

Meski sukses lolos ke kejuaraan Eropa, Garcia menilai Ajax tetap kudu melakukan banyak pembenahan setelah menjalani musim nan penuh dinamika.

"Musim seperti ini tidak normal; kita kudu membalikkan keadaan. Saya pikir banyak perihal di klub perlu diubah, tidak hanya di dalam skuad tetapi juga di luar skuad," pungkasnya. (Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia