Luas Karhutla di Aceh Barat Capai 11,5 Hektare, Tim Gabungan Kesulitan Air

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Luas Karhutla di Aceh Barat Capai 11,5 Hektare, Tim Gabungan Kesulitan Air Ilustrasi(Dok BNPB)

AREA kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat dilaporkan terus meluas hingga mencapai 11,5 hektare per Sabtu (5/9). Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pendataan sebelumnya nan mencatat luas area terbakar sebesar 9,5 hektare.

Tim campuran nan terdiri dari Satuan Reaksi Cepat (TRC) BPBD Aceh Barat, personel TNI, Polri, KPH IV Aceh, serta penduduk lokal tetap terus berupaya memadamkan titik api nan tersebar di beberapa wilayah.

“Upaya pemadaman tetap terus kita lakukan hingga saat ini, dengan angan seluruh letak kebakaran lahan dapat dipadamkan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Dharmawan, Sabtu (5/9).

Rincian Titik Karhutla di Aceh Barat

Berdasarkan info terbaru, penyebaran titik api seluas 11,5 hektare tersebut mencakup empat wilayah kecamatan sebagai berikut:

  • Kecamatan Samatiga: Gampong Mesjid Baro (5 hektare)
  • Kecamatan Johan Pahlawan: Gampong Blang Beurandang (3 hektare)
  • Kecamatan Kaway XVI: Gampong Simpang (2 hektare)
  • Kecamatan Woyla: Gampong Aron Tunong (± 1,5 hektare)

Kendala Lapangan dan Dampak

Meski beragam armada telah dikerahkan, proses pemadaman di lapangan menghadapi tantangan berat. Dharmawan mengungkapkan bahwa minimnya pasokan air, terutama di wilayah Kecamatan Woyla, menjadi halangan utama. Selain itu, terpaan angin kencang dan sulitnya akses jalan menuju letak kebakaran di Gampong Simpang, Samatiga, dan Johan Pahlawan memperlambat pergerakan petugas.

Terkait penyebab kebakaran, pihak berkuasa tetap melakukan penyelidikan mendalam. Namun, akibat kerugian sudah mulai dirasakan, terutama kerusakan vegetasi tanaman dan ancaman gangguan pernapasan bagi penduduk di sekitar letak terdampak.

Sarana Pendukung Operasi:

Untuk mempercepat penanganan, tim campuran telah memobilisasi sejumlah perangkat pendukung, di antaranya:

  • 1 unit kendaraan operasional D-Max
  • 1 unit ATV
  • 1 unit drone pemantau area
  • 2 unit mesin pemadam air beserta kelengkapan selang

BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan langkah membakar guna mencegah meluasnya titik api baru di tengah kondisi cuaca saat ini. (Ant/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia