
Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi. (Foto: Instagram/afaseleccion)
MIAMI – Tim Nasional (Timnas) Argentina bersiap menghadapi tim debutan kejutan, Cape Verde, pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bentrok kedua tim dijadwalkan berjalan di Hard Rock Stadium, Miami, pada Sabtu (4/7/2026) pukul 05.00 WIB.
Albiceleste –julukan Timnas Argentina– melaju mulus setelah menyapu bersih tiga kemenangan di fase grup, menyamai catatan apik Meksiko dan Prancis. Rekor mengesankan juga membayangi tim didikan Lionel Scaloni nan belum pernah lagi menelan kekalahan di fase gugur turnamen resmi sejak tumbang dari Brasil pada Copa America 2019 silam.
Di sisi lain, Cape Verde menjadi satu-satunya tim debutan dari empat negara baru (bersama Curacao, Yordania, dan Uzbekistan) nan sukses melangkah ke fase gugur. Keberhasilan luar biasa dari tim berjuluk Blue Sharks ini didasari oleh organisasi pertahanan mereka nan kukuh setelah mencatatkan dua kali clean sheet di fase grup.
1. Kesiapan Skuad Argentina
Megabintang berumur 39 tahun, Lionel Messi, membuktikan dirinya belum lenyap dengan menggelontorkan enam dari total delapan gol milik Argentina sepanjang turnamen di Amerika Utara ini. Sang kapten saat ini bertengger di daftar top skor sementara, bersanding dengan penyerang Prancis, Kylian Mbappe nan juga mengoleksi enam gol.
Timnas Argentina
Setelah sempat diistirahatkan saat laga pamungkas grup melawan Yordania, Lionel Messi berbareng Alexis Mac Allister dan Rodrigo De Paul dipastikan bakal kembali bermain sejak menit awal. Kehadiran mereka bakal menyokong lini serang nan juga dihuni oleh Lautaro Martinez dan Julian Alvarez.
Kabar baik juga datang dari sektor lini belakang setelah Cristian Romero dilaporkan pulih dari masalah dengkul nan dideritanya saat melawan Austria. Bek handal tersebut diprediksi bakal langsung mengomandoi barisan pertahanan sejak awal laga, menggantikan peran Nicolas Otamendi.
2. Lini Pertahanan Cape Verde
Cape Verde menyadari mereka merupakan tim dengan produktivitas gol terendah di antara 32 kontestan fase gugur ini. Namun, pembimbing Bubista optimistis ketangguhan lini belakang nan dipimpin oleh kiper veteran Vozinha bisa meredam daya ledak sang juara dunia.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·