Lindungi Progam MBG dari Politisasi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Lindungi Progam MBG dari Politisasi Bendahara Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jakarta Barat Noverizky Tri Putra(dok.istimewa)

BENDAHARA Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jakarta Barat, Noverizky Tri Putra, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai upaya pihak-pihak tertentu nan diduga memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kepentingan politik. Menurut Noverizky, program nan digagas pemerintah tersebut sejatinya mempunyai tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar.

Namun, dia menilai muncul kecenderungan sejumlah pihak nan berupaya menggiring opini publik dengan memanfaatkan beragam dinamika nan terjadi dalam penyelenggaraan program tersebut. Noverizky mengatakan masyarakat perlu bersikap objektif dalam memandang Program MBG dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi nan belum tentu sesuai dengan kebenaran di lapangan.

Ia menduga ada golongan tertentu nan berupaya mengambil untung politik dengan memainkan rumor seputar penyelenggaraan program tersebut. Menurutnya, kritik terhadap penyelenggaraan Program MBG merupakan perihal nan wajar dalam sebuah kebijakan publik. Akan tetapi, kritik tersebut semestinya diarahkan untuk memperbaiki penyelenggaraan program, bukan dijadikan perangkat untuk kepentingan politik jangka pendek.

"Jangan sampai program nan tujuannya membantu masyarakat justru dijadikan komoditas politik oleh pihak-pihak tertentu untuk meraih untung alias popularitas," kata Noverizky dalam keterangannya, Selasa (23/6).

Ia menegaskan bahwa Program MBG pada dasarnya merupakan langkah positif nan perlu mendapat support dari beragam pihak. Program tersebut, kata dia, diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan gizi sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda Indonesia. Meski demikian, Noverizky mengakui penyelenggaraan Program MBG tetap menghadapi sejumlah tantangan di lapangan.

Ia menyadari bahwa penerapan program berskala nasional tentu memerlukan proses penyesuaian dan pertimbangan secara berkelanjutan. Karena itu, beragam masukan dan kritik konstruktif tetap diperlukan agar kualitas penyelenggaraan program dapat semakin baik ke depannya.

Menurut Noverizky, pemerintah juga perlu terus melakukan pengawasan serta pertimbangan terhadap penyelenggaraan program agar manfaatnya betul-betul dirasakan masyarakat. Ia menilai perbaikan tata kelola, distribusi, hingga sistem pengawasan menjadi bagian krusial nan kudu terus diperkuat.

Dengan demikian, beragam hambatan nan muncul dapat segera diatasi tanpa mengurangi tujuan utama program tersebut. Noverizky berambisi seluruh pihak dapat menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam menyikapi Program MBG. Ia juga membujuk masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh info nan belum terverifikasi dan tetap memandang program tersebut secara proporsional.

"Kalau ada kekurangan, mari kita perbaiki bersama. Tetapi jangan sampai program nan baik ini justru dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu," ujarnya.

Menurut Noverizky, keberhasilan Program MBG tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan support dan pengawasan dari seluruh komponen masyarakat.

Karena itu, dia berambisi ruang publik dapat diisi dengan obrolan nan sehat dan solusi nan konstruktif agar Program Makan Bergizi Gratis betul-betul bisa memberikan faedah maksimal bagi masyarakat Indonesia. (Cah)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia