Jakarta, CNBC Indonesia - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus mendukung upaya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam pemulihan prasarana dasar masyarakat melalui penyelenggaraan Proyek Penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pascabencana di Kabupaten Solok dan Kota Solok, Sumatera Barat.
Proyek ini menjadi bagian dari langkah rehabilitasi dan pembangunan kembali sarana penyediaan air minum nan terdampak bencana, guna memastikan masyarakat dapat kembali memperoleh akses air bersih nan kondusif dan berkelanjutan.
Proyek ini dilaksanakan sebagai respons atas kerusakan prasarana air minum akibat musibah nan menyebabkan terganggunya pelayanan air bersih kepada masyarakat. Melalui support terhadap program Kementerian PU, WIKA berkedudukan dalam mempercepat pemulihan jasa dasar sekaligus meningkatkan keandalan sistem penyediaan air minum agar lebih handal terhadap potensi musibah di masa mendatang.
Pelaksanaan pekerjaan mencakup sejumlah lokasi, ialah SPAM Tabek Kaciak, SPAM Aie Badarun, SPAM Aie Abuih, SPAM Air Tabik, SPAM Batu Kubung/Guguak Rantau, SPAM KTK, SPAM Guguak Lasuang, serta SPAM Padat Karya Payo. Lingkup pekerjaan meliputi perbaikan sumber air, pembangunan intake, broncaptering, reservoir, instalasi pengolahan air (IPA), jaringan perpipaan transmisi dan distribusi, jembatan pipa, gedung pelengkap, serta akomodasi mekanikal dan elektrikal.
Sejumlah pekerjaan awal telah melangkah di beberapa lokasi, antara lain pemasangan bronjong dan pendatangan material pipa pada SPAM Air Tabik, pekerjaan galian batu di area intake SPAM Batu Kubung, serta pendatangan material pipa GIP untuk SPAM Aie Badarun. Saat ini, pekerjaan tetap difokuskan pada tahap persiapan konstruksi, pengadaan material, serta penyelenggaraan pekerjaan awal di masing-masing lokasi.
Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menyampaikan bahwa proyek ini mempunyai peran krusial dalam mendukung Kementerian PU memulihkan jasa dasar masyarakat pascabencana sekaligus meningkatkan ketahanan prasarana air minum di wilayah terdampak.
"Penanganan SPAM Pascabencana di Kabupaten dan Kota Solok merupakan bagian dari komitmen WIKA dalam mendukung Kementerian PU menghadirkan kembali jasa prasarana dasar nan berakibat langsung pada kehidupan masyarakat. Melalui pembangunan kembali beragam akomodasi air minum nan terdampak, kami berambisi jasa air bersih dapat segera pulih dan memberikan faedah jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan keandalan sistem dalam menghadapi potensi musibah di masa mendatang," ujar Ngatemin dikutip Jumat (12/6/2026).
Pelaksanaan proyek saat ini didukung oleh keterlibatan tenaga kerja lokal nan menunjang aktivitas operasional proyek, nan mana perihal ini memberikan faedah ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pembuatan lapangan kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah terdampak.
Pekerjaan Penanganan SPAM Pascabencana Kabupaten dan Kota Solok ini ditargetkan selesai pada Desember 2026. Setelah seluruh pekerjaan rampung, sistem penyediaan air minum di letak terdampak diharapkan dapat kembali berfaedah secara optimal, melayani masyarakat secara berkelanjutan, serta mendukung pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana melalui tersedianya akses air bersih nan lebih andal dan memadai.
(dpu/dpu)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·