Lestari Moerdijat: Pola Pengasuhan Layak Anak Harus Konsisten Diwujudkan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Pola Pengasuhan Layak Anak Harus Konsisten Diwujudkan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya pola pengasuhan layak sejak dini.(Dok. MetroTv)

WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa upaya mewujudkan kepantasan pola pengasuhan dan perlindungan anak di Indonesia kudu ditingkatkan secara konsisten. Hal ini krusial guna mencetak generasi penerus bangsa nan berbudi pekerti dan mempunyai daya saing tinggi di masa depan.

"Upaya perlindungan anak nan merupakan generasi penerus bangsa kudu dimulai dengan memberi pola pengasuhan nan layak sejak dini. Langkah tersebut kudu direalisasikan secara konsisten dengan support semua pihak," ujar Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6).

Lestari, nan berkawan disapa Rerie, menyoroti tantangan besar dalam bumi pengasuhan saat ini. Berdasarkan info Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), sebanyak 75% family di Indonesia sekarang berjuntai pada jasa daycare alias tempat penitipan anak.

Namun, tingginya kebutuhan tersebut belum dibarengi dengan tata kelola nan memadai. Menteri PPPA Arifah Fauzi mengungkapkan kebenaran mengkhawatirkan bahwa sekitar 44% daycare belum mempunyai izin resmi, 20% belum mempunyai Standar Operasional Prosedur (SOP), dan 66,7% pengelolanya belum tersertifikasi.

Kondisi ini diperparah dengan info Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 nan mencatat tetap ada 2,98% anak Indonesia nan hidup dalam pola pengasuhan tidak layak. Rerie menilai sistem perlindungan anak saat ini tetap mempunyai banyak celah, mulai dari lemahnya pengawasan hingga minimnya penanganan korban nan terintegrasi.

Legislator dari Partai NasDem tersebut beranggapan bahwa penguatan aspek pencegahan, perlindungan, dan penegakan norma kudu melangkah beriringan. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi ruang bagi praktik kekerasan tersistem terhadap anak di lembaga mana pun.

Sebagai Anggota Komisi X DPR RI, Rerie mendorong adanya pertimbangan menyeluruh terhadap setiap lembaga nan berangkaian dengan pengasuhan dan perlindungan anak. Menurutnya, pembuatan lingkungan nan sehat, aman, dan nyaman adalah syarat absolut bagi tumbuh kembang anak nan optimal.

"Lingkungan nan sehat, aman, dan nyaman bagi tumbuh kembang anak kudu bisa diwujudkan demi generasi penerus bangsa nan lebih baik dan berkekuatan saing di masa datang," pungkasnya. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia