Lestari Moerdijat Dorong Peningkatan Upaya Atasi Anak Tidak Sekolah

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Lestari Moerdijat Dorong Peningkatan Upaya Atasi Anak Tidak Sekolah Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.(Dok. MetroTv)

WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong peningkatan upaya penanganan masalah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Indonesia. Langkah antisipasi ini dinilai mendesak guna melindungi akses pendidikan generasi muda dari ancaman gejolak ekonomi dunia nan berpotensi memperlemah daya beli keluarga.

"Dampak gejolak ekonomi dunia berpotensi memperlemah daya beli family dan menakut-nakuti akses anak terhadap pendidikan. Upaya untuk mengantisipasi potensi peningkatan nomor putus sekolah kudu segera dilakukan," ujar Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6).

Berdasarkan info Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) per 1 April 2026, jumlah ATS di Indonesia mencapai 3.966.858 anak. Angka tersebut mencakup 1.913.633 anak nan belum pernah bersekolah, 986.755 anak putus sekolah, serta 1.066.470 anak nan lulus namun tidak melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

Data dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) memperkuat urgensi ini dengan mencatat bahwa sekitar 76% kasus anak tidak berguru disebabkan oleh aspek ekonomi. Menanggapi perihal tersebut, Lestari menekankan pentingnya membuka akses pendidikan seluas-luasnya melalui pemanfaatan info terkini nan akurat.

Pemerintah sendiri telah menunjukkan komitmen melalui publikasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2026 tentang ATS. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa izin ini menargetkan penyelesaian persoalan bagi 645 ribu ATS hingga tahun 2045.

Lestari, nan berkawan disapa Rerie, mengapresiasi beragam jasa pendidikan nan telah disediakan pemerintah, seperti sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh (PJJ), hingga pendidikan inklusif berbasis masyarakat. Namun, dia menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat berjuntai pada sinergi di lapangan.

"Kolaborasi lintas sektor agar anak-anak nan tidak sekolah betul-betul dapat mengenyam pendidikan kudu bisa diwujudkan," tegas Rerie nan juga merupakan personil Komisi X DPR RI tersebut.

Legislator dari Partai NasDem ini membujuk seluruh pemangku kepentingan, mulai dari dinas pendidikan hingga kepala desa, untuk memastikan kemudahan akses pendidikan dengan langkah nan akuntabel dan tepat sasaran. Ia berambisi tidak ada lagi anak bangsa nan tertinggal dari jasa pendidikan dasar. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia