Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Jum'at, 27 Maret 2026 |13:26 WIB

Lepas Jabatan Kabais TNI, Letjen Yudi Dinilai Tanggung Jawab Terhadap Institusi
JAKARTA — Nama Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo, menjadi sorotan setelah menyerahkan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI nan sebelumnya dia pimpin. Langkah ini dilakukan di tengah kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
“Ini bukan sekadar mundur. Ini adalah sikap ksatria. Sikap seperti ini adalah corak kepemimpinan sejati nan mulai tergerus oleh praktik politik pragmatis,” ujar Ketua Umum Pasbata Prabowo David Febrian, Jumat (27/3/2026).
David menilai, Letjen Yudi menunjukkan standar kepemimpinan nan berbeda, bahwa tanggung jawab kepada rakyat kudu ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun jabatan, apalagi sebelum proses norma selesai.
“Ini jenis pemimpin nan semakin jarang kita temui. Berani bertanggung jawab tanpa kudu dipaksa. Ini bukan soal tekanan, ini soal integritas,”ucapnya.
Namun dia mengingatkan agar publik tidak terjebak dalam narasi nan justru mengaburkan substansi kasus. Ia menegaskan, pengunduran diri bukan akhir, melainkan awal dari proses norma nan kudu dikawal secara serius.
“Jangan dibelokkan. Jangan dipelintir seolah ini drama alias manuver. Ini corak tanggung jawab. Tapi proses norma tetap kudu melangkah dan kita kawal bersama,” tegasnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·