Jakarta -
Upaya menghadirkan faedah nyata bagi masyarakat kembali ditunjukkan Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Partai Gerindra Rokhmat Ardiyan. Dalam agenda reses di Desa Jambar, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Rokhmat tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menyerahkan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi 49 kepala family nan selama ini belum menikmati akses listrik secara memadai.
Dalam perbincangan berbareng warga, Rokhmat menegaskan kehadiran wakil rakyat kudu bisa menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah pusat. Menurut Rokhmat, akses listrik merupakan kebutuhan dasar nan kudu dapat dinikmati seluruh warga.
"Kalau ada rumah nan belum teraliri listrik, maupun musala, silakan disampaikan. Kita bakal perjuangkan," ujar Rokhmat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rokhmat menambahkan program BPBL merupakan corak kepedulian pemerintah agar seluruh masyarakat memperoleh akses daya nan layak sebagai penunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kehidupan sosial.
Selain menyerahkan support listrik cuma-cuma kepada 49 family di Desa Jambar, Rokhmat mengungkapkan hingga sekarang sekitar 3.500 sambungan listrik cuma-cuma telah sukses diperjuangkan untuk masyarakat Kabupaten Kuningan. Program tersebut, katanya, bakal terus diperluas agar tidak ada lagi penduduk nan hidup tanpa akses listrik.
Rokhmat juga menanggapi beragam aspirasi masyarakat dan memastikan bakal terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Kuningan. Ia apalagi optimistis kondisi fiskal desa bakal kembali membaik.
"Dua tahun nan lampau saya didoakan di sini. Saya tidak lupa," ujar Rokhmat.
"Doa masyarakat Desa Jambar menjadi bagian dari perjalanan saya sampai hari ini," sambungnya.
Rokhmat juga menyampaikan keyakinannya pada 2027 Dana Desa bakal kembali normal, sehingga pemerintah desa mempunyai ruang fiskal nan lebih luas untuk membiayai pembangunan.
"Saya pastikan 2027 Dana Desa kembali normal, termasuk guru-guru," tegas Rokhmat.
Dalam kesempatan itu, Rokhmat turut menjelaskan pemerintah saat ini tengah melakukan investasi besar bagi masa depan generasi muda melalui beragam program prioritas, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, MBG bukan sekadar memberikan makanan kepada anak-anak sekolah, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Indonesia nan sehat, cerdas, dan berkualitas.
"Minimal adalah SMA untuk anak-anak. Hari ini Makan Bergizi Gratis bukan hanya memberikan makanan," kata anak buah Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.
"Hari ini Presiden Prabowo sedang investasi untuk anak-anak," sambungnya.
Rokhmat juga menegaskan komitmen Prabowo dalam memastikan setiap rupiah anggaran negara betul-betul kembali kepada masyarakat.
"Uang rakyat kudu kembali kepada rakyat. Pak Prabowo tegas, siapapun nan menyelewengkan maka bakal ditangkap," ujar Rokhmat.
Selain memperjuangkan listrik gratis, Rokhmat mengungkapkan beragam program nan telah sukses dibawa ke Kabupaten Kuningan, di antaranya Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), support pembangunan prasarana jalan senilai sekitar Rp 14,5 miliar, hingga support 100 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Khusus support Rutilahu, Rokhmat menegaskan masyarakat kudu menerima support secara utuh tanpa adanya potongan dalam corak apa pun.
Menutup perbincangan berbareng warga, Rokhmat kembali mengingatkan pentingnya integritas sebagai seorang wakil rakyat.
"Jadi personil majelis tidak boleh malas dan korupsi," tegas Rokhmat.
Rokhmat memastikan bakal terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan demi memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
"Insyaallah saya dan Amih Tuti (Tuti Andriani) bakal berjuang sekuat tenaga untuk warga, bangsa dan negara," ucap Rokhmat.
Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Jambar Juhari menyampaikan apresiasi atas konsistensi Rokhmat nan tetap kembali mengunjungi masyarakat setelah terpilih menjadi personil DPR RI. Juhari mengenang saat Rokhmat datang ke Desa Jambar ketika tetap mencalonkan diri sebagai personil legislatif untuk meminta angan dan support masyarakat.
"Dulu waktu nyalon datang ke sini, sekarang sudah sukses datang lagi dan tidak lupa. Mudah-mudahan menjabat mendapatkan amanah, khususnya Dapil Jabar 12 nan meliputi Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran," kata Juhari.
Juhari juga mengungkapkan kondisi finansial desa saat ini cukup berat akibat refocusing Dana Desa. Oleh lantaran itu, support melalui aspirasi personil DPR RI maupun program pemerintah menjadi sangat krusial bagi percepatan pembangunan desa.
Sejumlah kebutuhan pun disampaikan kepada Rokhmat, mulai dari pembangunan jalan poros Desa Jambar menuju Karangsari nan belum tersambung, peningkatan akses menuju area pemakaman, penanganan persoalan sampah, hingga usulan letak Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) nan dinilai lebih strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
Tokoh masyarakat Desa Jambar Arifuddin juga berambisi seluruh aspirasi nan telah disampaikan dapat terus dikawal hingga terealisasi menjadi program pembangunan nan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebagai informasi, aktivitas nan berjalan penuh kehangatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Kuningan Tuti Andriani, Kades Jambar Juhari, jejeran BPD, MPM, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta ratusan penduduk nan memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan beragam kebutuhan pembangunan di desanya.
(akn/ega)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·