Anggota Banggar Fraksi NasDem DPR sekaligus personil Komisi VII DPR Rico Sia menyoroti 8 Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) nan dipaparkan pemerintah. Rico menyayangkan sektor pariwisata tidak masuk prioritas nasional pada tahun anggaran 2027.
"Tadi saya simak bahwa pariwisata ini sama sekali tidak ada di PSN nan 8 itu ya, nah sementara tentunya PNBP nan mana dapat mengangkat PNBP nasional, dan juga wilayah penghasilan untuk masyarakat di sana," kata Rico saat rapat panja dengan pemerintah di Banggar DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Padahal, kata Rico, sektor pariwisata memerlukan Dana Alokasi Khusus alias DAK. Dia berdasar wilayah tidak bisa membiayai pariwisata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu dibutuhkan biaya DAK, Kenapa? Karena wilayah tidak bisa untuk ini, uangnya tidak cukup, oleh karenanya saya minta dapil Papua Barat Daya Terkait DAK-nya bisa ditambahkan nan cukup signifikan," ucap dia.
Rico menekankan sektor pariwisata krusial untuk diperhatikan. Dia menyinggung salah satu destinasi wisata, ialah Raja Ampat, nan sekarang menjadi potensi pariwisata dunia.
"Karena sekali lagi Raja Ampat sebagai potensi bumi nan puji Tuhan alhamdulillah sekarang sudah makin besar makin banyak, apalagi tiket pesawat naik lantaran pesawat penuh," ujar dia.
Rico menekankan sektor pariwisata bisa menyumbang PNBP nan cukup besar jika ditopang anggaran. Ia berambisi niat Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menjadikan pariwisata memberikan PNBP tertinggi.
"Kalau diberikan anggaran nan kecil, ini kita kemarin ada debat sedikit dengan Ibu Menpar mengenai paparan nan diberikan, lantaran jika kita bicara dari sisi kritis maka apa nan dipaparkan itu menurut kami permintaan anggarannya tidak masuk akal," jelas dia.
"Tapi jika kita baca secara keseluruhan niat dan maksud mulia beliau adalah anggaran kita bisa dikecilin tapi kita bisa dapat PNBP nan cukup besar, nan saya baca dari niat beliau adalah mau membikin PNBP nan sekarang nomor 4, dari nan pertama sektor migas CPO maupun batubara, beliau mau tingkatkan PNBP dari nan sekarang nomor 4 naik ke nomor 2 apalagi nomor 1 dari sektor pariwisata," lanjut dia.
(maa/rfs)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·