LCC Empat Pilar MPR RI Sumbar Resmi Dibuka, Sembilan Sekolah Bersaing

Sedang Trending 9 jam yang lalu

Jakarta -

Anggota MPR RI dari Kelompok DPD, H. Muslim M. Yatim, Lc., M.M., membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Padang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman pelajar terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun karakter generasi muda.

Acara tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Administrasi MPR RI Heri Herawan, S.H., Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Dr. Wachid Nugroho, S.I.P., M.I.P., serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Habibul Fuadi, S.Pd., M.Si.

LCC Empat Pilar MPR RI juga menghadirkan tiga majelis juri daerah, ialah Dosen Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Pendidikan Pancasila, dan Pendidikan Karakter Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Muspardi, M.Pd., Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Negeri Padang Dr. Monica Tiara, M.Pd., serta Lektor Universitas Negeri Padang Atri Waldi, M.Pd.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sambutannya, Muslim menegaskan LCC Empat Pilar MPR RI tidak sekadar menjadi arena adu sigap menjawab pertanyaan, tetapi juga menjadi sarana membentuk generasi muda nan mempunyai wawasan kebangsaan, integritas, serta rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kegiatan ini tidak hanya bermaksud mencari siapa paling sigap menjawab soal, tetapi untuk membentuk generasi muda nan memahami nilai-nilai Pancasila, menghormati konstitusi, menjaga persatuan bangsa, serta merawat keberagaman Indonesia," ujar Muslim Sabtu (1/8/2026).

Muslim juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Dinas Pendidikan, panitia pelaksana, majelis juri, kepala sekolah, pembimbing pendamping, serta seluruh pihak nan telah mendukung penyelenggaraan LCC Empat Pilar MPR RI.

"Kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik berkah kerja keras dan sinergi seluruh pihak. Saya menyampaikan apresiasi kepada semua nan telah berkontribusi dalam menyukseskan aktivitas ini," ungkapnya.

Kepada para peserta, Ia berpesan agar nilai-nilai Empat Pilar MPR RI tidak hanya dipahami sebagai materi perlombaan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kalian datang bukan hanya sebagai peserta lomba, tetapi sebagai representasi generasi muda Indonesia nan dipercaya membawa semangat persatuan, cinta kepada tanah air, dan komitmen menjaga kehidupan berbangsa," tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi dan internet membawa banyak manfaat, namun juga memunculkan tantangan seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, hingga potensi perpecahan sosial.

"Teknologi digital merupakan pisau bermata dua. Di satu sisi memberikan faedah besar, tetapi di sisi lain menghadirkan tantangan baru. Karena itu, nilai-nilai Pancasila kudu menjadi pedoman agar bangsa Indonesia tetap berasosiasi dan tidak mudah terpecah belah," katanya.

Ia menambahkan, pendidikan nasional tidak hanya bermaksud meningkatkan keahlian akademik, tetapi juga membentuk manusia nan mempunyai moral, integritas, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan.

"Makna mencerdaskan kehidupan bangsa bukan hanya meningkatkan keahlian ekonomi alias intelektual, tetapi menciptakan manusia nan berpijak pada moral, integritas, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Habibul Fuadi, mengatakan LCC Empat Pilar MPR RI menjadi salah satu upaya memperkuat karakter, nasionalisme, dan pemahaman nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.

Ia mengapresiasi seluruh peserta nan telah mempersiapkan diri mengikuti kejuaraan tersebut. Menurutnya, pengalaman nan diperoleh selama perlombaan menjadi bagian krusial dalam membentuk mental dan wawasan kebangsaan.

"Hari ini kita datang sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk memupuk rasa nasionalisme dan kebangsaan. Hal nan paling berbobot dari aktivitas ini adalah pengalaman nan diperoleh para peserta," ujar Habibul.

Habibul menuturkan seluruh peserta merupakan siswa terbaik nan telah melalui proses seleksi di tingkat kabupaten dan kota. Karena itu, dia membujuk seluruh peserta untuk saling menghargai apa pun hasil perlombaan.

"Dalam sebuah perlombaan tentu ada peringkat. Namun, semua anak-anak kita nan datang di ruangan ini adalah juara. Siapa pun nan nantinya ditetapkan sebagai pemenang, semuanya tetap juara," katanya.

Menurut Habibul, Sumatera Barat mempunyai sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh bangsa, seperti Mohammad Hatta, Mohammad Yamin, Tan Malaka, dan Mohammad Natsir. Semangat perjuangan para tokoh tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.

"LCC Empat Pilar MPR RI merupakan bagian dari upaya membangun mentalitas, karakter, dan semangat kebangsaan bagi anak-anak kita," ungkapnya.

Ia berambisi LCC Empat Pilar MPR RI terus menjadi wadah bagi pelajar untuk meningkatkan pengetahuan, mengembangkan potensi, serta membentuk generasi penerus nan berprestasi dan mempunyai rasa cinta terhadap Indonesia.

LCC Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Sumatera Barat diikuti sembilan sekolah nan lolos seleksi tingkat kabupaten/kota, ialah SMAN 1 Padang, SMAN 1 Sijunjung, SMAN 1 Tilatang Kamang, MAN Insan Cendekia Padang Pariaman, SMAN 1 Gunung Talang, MA IT Insan Cendekia Payakumbuh, SMAN 1 Solok, SMAN 2 Bukittinggi, dan SMAN 3 Painan.

(akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News