Lahan Bekas Karhutla Langsung Ditanam Sawit, DPR Minta Aparat Selidiki

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta abdi negara untuk menyelidiki peristiwa dugaan lahan jejak kebakaran rimba dan lahan (karhutla) nan langsung ditanam sawit.

"Tadi seperti ditanyakan, apakah hal-hal nan mengenai karhutla kemudian sudah berubah alih fungsi, kami bakal meminta pihak nan mengenai untuk menyelidiki perihal itu, dan itu semestinya tidak boleh terjadi dan kudu segera diselidiki," kata Puan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (8/9).

Puan mengatakan penanganan musibah karhutla tidak cukup hanya konsentrasi pada upaya pemadaman saat ini, namun juga kudu menyelesaikan akibat nan ditimbulkannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyoroti beragam akibat nan telah dirasakan masyarakat seperti merebaknya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga terganggunya aktivitas belajar mengajar.

"Bagaimana mengenai dengan masalah sosial, ialah pendidikan, kemudian kesejahteraan masyarakat. Seperti sekarang sudah ada masalah ISPA, kemudian kondisi anak-anak nan pendidikannya terganggu, itu juga kudu segera teratasi dan gimana ke depannya itu kudu segera ada solusinya," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga mengaku heran dengan kemunculan lahan-lahan perkebunan sawit baru pascakarhutla. Ia meminta perihal itu untuk diselidiki.

"Saya tertarik dengan nan lenyap kebakaran langsung jadi lahan perkebunan dalam waktu nan sangat singkat. Jadi, ini betul-betul kesengajaan dan apakah ini rakyat alias ini korporasi, tolong diselidiki terus," ucapnya.

Prabowo pun menilai ada unsur kesengajaan pembakaran nan bermaksud untuk pembukaan lahan perkebunan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut ada 8 perusahaan nan sedang diproses mengenai kasus karhutla di wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Listyo mengatakan hingga kini, total sudah ada 200 laporan polisi mengenai Karhutla nan sedang diproses. Ia menyebut dari jumlah itu sebanyak 138 pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ia juga menyampaikan dari ratusan pelaku itu sebanyak 119 di antaranya memang sengaja melakukan pembakaran untuk pembukaan lahan. Sementara 18 orang lainnya terbukti lalai hingga menyebabkan kebakaran.

(yoa/kid)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional