Kulkas Ratusan Supermarket Prancis Diretas: Makanan Rusak-Kebakaran

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Serangan siber telah menargetkan sistem pendingin di ratusan jaringan supermarket Prancis hingga menyebabkan hilangnya stok makanan.

Sejumlah supermarket di Paris, Prancis terkena serangan siber nan menyasar sistem pendingin pada Selasa (13/10/2026). (REUTERS/Lucien Libert)

Tampilan lemari pendingin nan kosong di lorong makanan kaku pada sebuah supermarket Intermarche di Paris, Prancis, Selasa (13/10/2026). (REUTERS/Lucien Libert)

Sejumlah supermarket di Paris, Prancis terkena serangan siber nan menyasar sistem pendingin pada Selasa (13/10/2026). (REUTERS/Lucien Libert)

Serangan siber telah menargetkan sistem pendingin di jaringan supermarket Prancis dan menyebabkan hilangnya stok makanan dan kebakaran di beberapa gerai. (REUTERS/Lucien Libert)

Sejumlah supermarket di Paris, Prancis terkena serangan siber nan menyasar sistem pendingin pada Selasa (13/10/2026). (REUTERS/Lucien Libert)

Persitiwa tersebut memunculkan papan pengumuman bertuliskan: "Informasi penting. Toko kami telah diretas, dan sistem pendingin kami terdampak." (REUTERS/Lucien Libert)

Sejumlah supermarket di Paris, Prancis terkena serangan siber nan menyasar sistem pendingin pada Selasa (13/10/2026). (REUTERS/Lucien Libert)

Para tenaga kerja di sebuah supermarket di Paris membuang makanan nan telah rusak ke dalam tempat sampah setelah suhu lemari pendingin dan freezer di ratusan supermarket Prancis melonjak hingga 50 derajat Celsius (122 derajat Fahrenheit) dalam semalam. (REUTERS/Lucien Libert)

Sejumlah supermarket di Paris, Prancis terkena serangan siber nan menyasar sistem pendingin pada Selasa (13/10/2026). (REUTERS/Lucien Libert)

Les Mousquetaires, pemilik jaringan ritel Intermarche, menyatakan bahwa suhu lemari pendingin di sekitar 150 gerai mereka sempat naik hingga 50 derajat Celsius selama enam jam pada malam hari. Seorang ahli bicara mengatakan seluruh makanan nan terdampak telah dibuang demi mencegah akibat kesehatan. (REUTERS/Lucien Libert)

Sejumlah supermarket di Paris, Prancis terkena serangan siber nan menyasar sistem pendingin pada Selasa (13/10/2026). (REUTERS/Lucien Libert)

Kantor Kejaksaan Paris pada Senin (12/10) menyatakan bahwa sebuah serangan "berskala besar" telah "berdampak pada lemari pendingin nan terhubung ke jaringan di sejumlah peritel makanan besar di seluruh Prancis", nan mengakibatkan hilangnya stok makanan serta kebakaran. (REUTERS/Lucien Libert)

Sejumlah supermarket di Paris, Prancis terkena serangan siber nan menyasar sistem pendingin pada Selasa (13/10/2026). (REUTERS/Lucien Libert)

Perdana Menteri Sebastien Lecornu telah menginstruksikan Badan Keamanan Siber Nasional Prancis (ANSSI) untuk melakukan penyelidikan, menurut keterangan seorang pejabat di kantornya. (REUTERS/Lucien Libert)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑