Kuliner Legendaris hadir di Festival Mustika Rasa di Yogyakarta, dari Sayur Lodeh, Gudeg, hingga Apem

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Kuliner Legendaris datang di Festival Mustika Rasa di Yogyakarta, dari Sayur Lodeh, Gudeg, hingga Apem Ilustrasi(MI/ARDI TERISTI)

INDONESIA mempunyai kekayaan kuliner nan beragam. Hal tersebut juga telah dirangkum lewat kitab resep legendaris era Presiden Soekarno, Mustika Rasa, nan tidak sekadar menjadi artefak sejarah kuliner Nusantara. 

Kekayaan kuliner itulah nan dihadirkan dalam Festival Mustika Rasa 2026 nan digelar di Alun-Alun Selatan Yogyakarta pada 29–30 Agustus 2026. Dokumentasi 1.000 resep Nusantara tersebut direvitalisasi menjadi solusi konkret ketahanan pangan dan penanganan gizi jelek (stunting) bagi generasi modern.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menegaskan bahwa kekayaan resep dalam kitab karangan pemerintah era Bung Karno itu kudu dipraktikkan secara nyata di lapangan, bukan sekadar menjadi referensi sejarah.

"Jangan hanya bicara teori, resep ini kudu kita praktikkan langsung untuk mengatasi stunting," ujar Hasto Wardoyo.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pariwisata, Wiryanti Sukamdani, menjelaskan bahwa kitab Mustika Rasa membuktikan sungguh detailnya perhatian Bung Karno terhadap urusan perut rakyat. Buku tersebut memuat petunjuk komplit mulai dari pemetaan bahan pangan, kandungan gizi, teknik memotong, hingga metode memasak nan sehat.

"Seorang presiden memikirkan perincian rakyatnya. Semua bisa mengambil menu dari situ. Ada 1.000 menu dari kitab itu, jadi sangat luar biasa banyak dan kayanya Indonesia," kata Wiryanti.

Lebih dari sekadar mengenang sejarah, pagelaran nan menghadirkan sekitar 100 stan UMKM kuliner langka, fesyen, dan kerajinan lokal ini mengusung misi diversifikasi pangan. Beberapa kuliner lokal nan dihadirkan mulai dari sayur lodeh, gudeg, hingga apem.

Masyarakat diajak untuk kembali melirik sumber karbohidrat non-beras nan melimpah di tanah air, seperti sagu, singkong, ubi, sukun, porang, hingga jagung, dengan olahan kekinian nan sesuai dengan selera generasi muda.

Ketua DPC PDI Perjuangan DIY, Eko Suwanto mengatakan, aktivitas ini mempunyai nilai positif melakukan napak tilas Bung Karno ini. "Kita harapkan Pemkot Yogyakarta dapat menyiapkan menu Mustika Rasa guna atasi stunting di Yogyakarta," kata dia. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia