Kuasa norma family YTR, Januar Solehuddin, mengungkap adanya tato di tubuh YTR, korban dugaan penyekapan dan penganiayaan di Kabupaten Bandung. Menurut Januar, tato nan dia ketahui berada di bagian tangan korban dan memuat nama korban serta nama pelaku, Taufik Hidayat.
Hal itu disampaikan Januar saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (24/6). Ia mengatakan, info nan diketahuinya sejauh ini hanya mengenai tato di bagian tangan korban.
“Yang saya tahu, di tangan saja. nan lain-lain saya tidak tahu. Nama si pelaku sama nama korban,” kata Januar.
Januar menegaskan, setidaknya berasas info nan dia ketahui, tidak ada tato wajah pelaku di badan korban.
“(tato wajah pelaku) Tidak ada nan saya tahu mah, saya tidak tahu,” ujarnya.
Meski demikian, Januar tidak menjelaskan lebih jauh kapan tato tersebut dibuat maupun dalam konteks apa tato itu ada di tubuh korban. Ia juga tidak memerinci apakah tato tersebut dibuat sebelum korban diduga mengalami penyekapan alias justru saat tetap berbareng pelaku.
Di tengah berkembangnya beragam informasi, pihak family dan kuasa norma menegaskan konsentrasi utama saat ini tetap pada pemulihan kondisi korban dan pengawalan proses norma terhadap tersangka. Korban sendiri tetap menjalani perawatan intensif akibat luka berat nan dialaminya.
Sementara itu, polisi terus mendalami rangkaian kekerasan nan diduga dialami YTR selama berbareng tersangka. Keterangan korban, saksi, keluarga, hingga pihak-pihak nan pernah berinteraksi dengan pelaku sekarang menjadi bagian krusial dalam penyidikan.
Kasus ini menyita perhatian luas lantaran korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan luka berat di bagian mata, bibir, kepala, kaki, dan tangan. Polisi juga telah menangkap Taufik Hidayat nan sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO) dan sekarang menjalani pemeriksaan oleh Polda Jabar.
Hingga kini, proses norma kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR tetap terus melangkah di Polda Jabar. Pihak family berambisi seluruh kebenaran dapat diungkap secara utuh agar korban mendapatkan keadilan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·