Liputan6.com, Jakarta - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo di Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, terbakar pada Rabu (2/9/2026) malam. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan hingga malam tetap dalam penanganan petugas.
Informasi mengenai kebakaran pertama kali diterima Lurah Mojosongo Katarina Kartika Panca Chris Daryani dari Ketua RW 30. Saat mendapat berita tersebut, Katarina mengaku tetap dalam perjalanan pulang.
“Saya ditelepon sama Pak RW 30, katanya Putri Cempo kebakaran. Kebetulan saya juga tetap di jalan, belum pulang, jika mengabari jika TPA Putri Cempo kebakaran,” katanya.
Berdasarkan info nan diterimanya, titik kebakaran berada di blok B TPA Putri Cempo. Api kemudian meluas ke sisi utara, tepatnya area nan berbatasan dengan wilayah Kabupaten Karanganyar.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Katarina mengatakan kebakaran di area TPA tersebut terjadi nyaris setiap tahun, meski sebelumnya tidak sampai menimbulkan kebakaran besar.
“Memang ini kayak tahunan gitu ya, tapi dulu nggak sempat kebakaran besar,” katanya.
Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan penanganan. Pemadaman dilakukan dari dua sisi, ialah utara dan barat.
Dari sisi utara, empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Sementara dari sisi barat, dua mobil pemadam turut melakukan upaya pemadaman.
Selain armada pemadam, sejumlah perangkat berat juga dikerahkan untuk membantu proses penanganan. Buldoser dan ekskavator dimasukkan ke area PLTSa Putri Cempo.
Di tengah proses pemadaman, kondisi penduduk di sekitar letak dilaporkan tetap aman. Meski demikian, Pemerintah Kelurahan Mojosongo berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta untuk mengantisipasi akibat kebakaran.
BPBD juga telah menghubungi pihak kelurahan mengenai rencana pendirian dapur umum. Tim medis dan relawan turut disiagakan sebagai langkah antisipasi.
“Kalau persiapan dari kelurahan. Ini tadi dari BPBD sudah menghubungi kami jika mau mendirikan dapur umum di kelurahan. Terus ini tadi juga dari tim medis dan dari relawan-relawan sudah stand by,” katanya.
18 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·