Ravie Wardani
, Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2026 |14:30 WIB

Kronologi Dugaan Penipuan Lapangan Gladiator, Bermula dari Bujuk Rayu Vicky Prasetyo. (Foto: Ravie Wardani|Okezone)
JAKARTA - Kasus dugaan penipuan proyek Lapangan Gladiator nan menyeret nama presenter Vicky Prasetyo terus bergulir di Polda Metro Jaya. Kasus nan dilaporkan Erlita itu sekarang sudah memasuki tahap penyidikan.
Theodora selaku kuasa norma Erlita kemudian membeberkan kronologi awal gimana kliennya bisa terjerumus dalam investasi tersebut. Masalah bermulai ketika pemilik lahan meminta support Vicky Prasetyo untuk menjual tanahnya.
Vicky kemudian membujuk Erlita untuk mempercantik lahan tersebut agar nilai jualnya meningkat. "Awalnya Bu Erlita mau membangun lapangan itu lantaran area tersebut kan rawa-rawa tadinya," ujar Theodora, pada Senin (31/8/2026).
Kronologi Dugaan Penipuan Lapangan Gladiator, Bermula dari Bujuk Rayu Vicky Prasetyo. (Foto: Ravie Wardani|Okezone)
Theodora kemudian mengungkapkan, si pemilik tanah beriktikad menjual asetnya dan menggaet Vicky Prasetyo untuk 'mempromosikan' tanah rawa tersebut. "Si VP ini kemudian merayu pengguna kami lah bilang, 'Kalau Ibu percantik lapangan ini, maka harga jualnya lumayan lah'," imbuhnya.
Tergiur dengan rayu rayu Vicky, Erlita pun menggelontorkan biaya untuk membangun akomodasi mini soccer hingga merancang area food court. Namun, kejanggalan mulai terendus saat Erlita melakukan survei ke letak proyek nan dia bangun.
Ia terkejut mendapati lahan itu sudah dioperasikan pihak lain tanpa sepengetahuannya. "Begitu Bu Erlita survei, rupanya sudah ada orang nan sewa mini soccer dan food court. Barulah ketemu dengan Bu Juli, dengan Bu Gusti (korban lain). Jadi di situ ada ketidaksesuaian kesepakatan awal," tuturnya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·