Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian menjelaskan kronologi bentrok antar penduduk di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026) pagi. Kepolisian menyebut bentrok nan menewaskan seorang penduduk tersebut diawali dengan golongan orang mau membeli sarapan, namun tidak dilayani dengan baik.
"Jadi ada golongan dari nan diserang ini datang mau beli sarapan, kemudian mungkin tidak dilayani dengan baik alias tidak berkenan, sehingga menggeber kendaraannya. Kemudian dia pergi, kemudian datang lagi dengan membawa teman-temannya merusak gerobak penjual nasi uduk alias sarapan tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan, Minggu (26/6/2026).
Aksi tersebut kemudian dibalas penduduk sekitar dengan menyerang golongan nan melakukan perusakan. Sebab itu, tindakan saling serang tidak dapat dihindarkan.
Kepolisian menemukan puing-puing dari gedung nan terbakar. Selain itu, terlihat pula jejak darah dan batu bergelimang darah.
"Di TKP kita menemukan ada puing-puing, puing-puing dari gedung nan terbakar, juga ada kendaraan nan terbakar, juga jejak darah dan batu nan bergelimang darah," ujar dia.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·