KRL Bogor Bakal Tembus ke Sukabumi, Ini Bocorannya

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membocorkan rencana ekspansi jaringan Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek hingga ke Sukabumi, Jawa Barat. Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan besar jaringan commuter line untuk meningkatkan kapabilitas pikulan penumpang nan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.

Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin mengatakan, selain memperpanjang jasa KRL dari Cikarang menuju Cikampek, perseroan juga tengah menyiapkan elektrifikasi jalur Bogor-Sukabumi sehingga dapat dilayani KRL.

"Kita memperpanjang dari commuter line kita itu dari Cikarang bakal mencapai Cikampek. Nah kemudian juga kita bakal mengembangkan Bogor-Sukabumi, itu bakal menjadi KRL juga," kata Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) berbareng Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Rencana tersebut menjadi salah satu langkah KAI untuk memperluas jangkauan jasa transportasi massal berbasis rel di area penyangga Jakarta. Jika terealisasi, masyarakat Sukabumi nantinya dapat menikmati jasa KRL nan terintegrasi dengan jaringan Jabodetabek.

Menurut Bobby, pengembangan jalur baru tersebut bakal dibarengi dengan penambahan rangkaian kereta agar kapabilitas pikulan dapat terus meningkat. Namun, untuk mendukung perihal tersebut KAI juga kudu menambah akomodasi pendukung, seperti depo untuk perawatan dan penyimpanan armada.

Sejumlah calon penumpang wanita kembali memadati gerbong unik wanita Kereta Rel Listrik (KRL) di peron 3-4 Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Sejumlah calon penumpang wanita kembali memadati gerbong unik wanita Kereta Rel Listrik (KRL) di peron 3-4 Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Sejumlah calon penumpang wanita kembali memadati gerbong unik wanita Kereta Rel Listrik (KRL) di peron 3-4 Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

"Waktu kita menambah train set ini tentunya memerlukan depo, maka depo kelak bakal kita bangun, alias bakal kita expand itu nan di Rangkasbitung, di Cikarang, dan di Bogor," ujarnya.

Selain pembangunan dan ekspansi depo, KAI juga menyiapkan pengembangan prasarana lain, berupa perpanjangan peron stasiun dan pembangunan jalur stabling alias area parkir kereta. Fasilitas tersebut diperlukan untuk menampung tambahan armada nan bakal beraksi pada malam hari maupun saat tidak digunakan.

"Kemudian untuk menyimpan kereta ketika dia malam itu kita perlu melakukan perpanjangan peron, dan melakukan pembangunan stabling. Nah ini nan mau kita lakukan di KRL Jabodetabek," ungkap dia.

Melalui serangkaian pengembangan tersebut, KAI menargetkan kapabilitas jasa KRL Jabodetabek meningkat signifikan dalam lima tahun ke depan. Saat ini jumlah penumpang harian KRL telah mencapai sekitar 1,3 juta orang pada periode puncak.

"Untuk kita di tahun 2030 itu kita bakal bisa membawa sekitar 1,5 juta sampai dengan 1,6 juta penumpang per hari. Sekarang 1,3 juta peak-nya itu," pungkasnya.

(wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News