Kritik Keras Kepemimpinan Baru, Koresponden Senior Scott Pelley Dipecat CBS News

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Kritik Keras Kepemimpinan Baru, Koresponden Senior Scott Pelley Dipecat CBS News Konflik internal CBS News memanas. Koresponden veteran "60 Minutes" Scott Pelley resmi dipecat usai sebut bos baru mau 'membunuh' program tersebut.(CBS)

CBS News resmi memecat koresponden veteran program "60 Minutes", Scott Pelley, Selasa (2/6) waktu setempat. Langkah berani ini diambil hanya berselang satu hari setelah Pelley melontarkan kritik tajam terhadap jejeran kepemimpinan baru di hadapan seluruh staf.

Pihak CBS menyatakan pemecatan Pelley didasari argumen pelanggaran (for cause). Sejumlah analis industri media pun langsung memprediksi wartawan senior tersebut kemungkinan besar bakal menempuh jalur norma terhadap jaringan televisi tersebut.

Pemecatan ini dipastikan bakal memicu sorotan nan lebih tajam terhadap Pemimpin Redaksi CBS News, Bari Weiss, serta upayanya nan kontroversial dalam merombak bagian pemberitaan jaringan tersebut.

Dalam surat pemecatan nan dibagikan oleh CBS, Produser Eksekutif "60 Minutes" nan baru ditunjuk, Nick Bilton, menuliskan penolakan Pelley terhadap masa depan program tersebut sudah terlihat sangat jelas.

"Kebencian Anda terhadap masa depan aktivitas ini telah tersampaikan dengan keras dan jelas. Dan saya telah mendengar Anda," tulis Bilton dalam suratnya. "Oleh lantaran itu, hubungan kerja Anda dengan CBS dihentikan lantaran pelanggaran (terminated for cause) nan bertindak efektif segera."

Kronologi Konflik Internal

Ketegangan memuncak dalam rapat staf pada Senin pagi. Pelley secara terbuka mempertanyakan keputusan Bilton nan memecat sejumlah produser papan atas dan dua koresponden sehari sebelumnya. Kritik pedas Pelley tersebut langsung bocor ke media luar dan memicu krisis internal di CBS.

Dalam rapat tersebut, Pelley juga menuduh Bari Weiss sedang "membunuh" program legendaris "60 Minutes". "Dia tidak mencintai tempat ini. Dia dihadirkan untuk membunuhnya, dan dia telah melakukan perihal itu dengan tepat," ujar Pelley saat merespons pembelaan Bilton nan menyebut Weiss mencintai program tersebut.

Perseteruan ini juga diwarnai ketegangan politik. Isu berkembang di seputar keputusan pemilik lama Paramount nan memilih berbaikan atas gugatan Presiden Donald Trump pada 2024 mengenai wawancara Kamala Harris di "60 Minutes". Beberapa kritikus mengaitkan perombakan massal di "60 Minutes" ini sebagai upaya korporat Paramount nan sekarang sedang mencari persetujuan pemerintahan Trump untuk membeli Warner Bros. Discovery (termasuk CNN).

Namun, manajemen CBS membantah narasi tersebut. Mereka menegaskan bahwa Weiss dan Bilton justru sedang berupaya membangkitkan kembali bagian buletin TV nan dinilai lesu agar bisa menjangkau audiens digital baru.

Tuduhan Permusuhan di Depan Staf

Bilton menilai tindakan Pelley dalam rapat tersebut sudah melewati pemisah profesionalisme dan tidak menunjukkan itikad baik untuk berkolaborasi.

"Anda membajak pertemuan pertama saya dengan staf untuk meremehkan saya, kualifikasi saya, dan niat saya dengan ketidaksopanan dan penghinaan nan luar biasa," kecam Bilton dalam surat pemecatannya.

Bilton menyebut tindakan tersebut sebagai "tontonan permusuhan teatrikal nan diperagakan di depan staf."

Sebelum keputusan pemecatan diambil pada Selasa malam, sempat diadakan pertemuan tertutup antara Pelley, kepemimpinan senior termasuk Bari Weiss, serta perwakilan HRD. Namun, pertemuan tersebut berhujung buntu tanpa solusi, hingga akhirnya surat pemecatan resmi dilayangkan kepada sang wartawan senior. (CNN/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia