KRI Gajah Mada Mulai Berlayar dari Italia ke RI, Tiba Pertengahan September

Sedang Trending 47 menit yang lalu
Ilustrasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. Foto: Antara/X

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Gajah Mada bakal segera tiba di Indonesia. Kapal hibah berbendera Italia dengan nama sebelumnya ITS Giuseppe Garibaldi itu mulai berlayar dari Italia pada Senin (24/8) malam.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menginformasikan kapal induk KRI Gajah Mada dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.

Ali meminta support angan dari masyarakat Indonesia untuk kelancaran perjalanan KRI Gajah Mada.

"Kami minta doanya, malam ini mungkin jam 22, KRI Gajah Mada bakal meninggalkan Italia menuju Indonesia," kata Ali dalam aktivitas kunjungan di Kraton Majapahit, Jakarta, Senin malam dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, saat ini kapal induk pertama Indonesia itu tetap berjulukan ITS Giuseppe Garibaldi dan tetap menggunakan bendera Italia.

Sesampainya di Indonesia, kapal nan dimiliki Indonesia dengan skema hibah antarpemerintah itu baru berganti bendera dan nama menjadi KRI Gajah Mada.

"Namanya tetap ITS Garibaldi, tetap berbendera Italia. Tapi, sesampainya di Indonesia bakal berganti bendera Merah Putih dan menjadi KRI Gajah Mada. Mohon doanya, semoga selamat dalam perjalanan, sukses," ujarnya.

Menempuh Perjalanan Lebih dari 20 Hari

Menurut Ali, KRI Gajah Mada bakal menempuh perjalanan lebih dari 20 hari, melintasi perairan, Terusan Suez dan Laut Merah dengan pengawalan kapal perang Italia.

"Karena ini bakal melewati Terusan Suez, melewati Laut Merah juga, tapi dikawal juga oleh fregat-fregat Italia. Dan mudah-mudahan tanggal 15 alias tanggal 20 September ini sudah tiba di Indonesia," ujarnya.

Setibanya di Indonesia, jelas Ali, pada tanggal 25 September 2026 dilakukan pengukuhan alias pergantian bendera Indonesia. Rencananya pengukuhan ini dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

"Tanggal 25 bisa pengukuhan alias pergantian bendera menjadi bendera Indonesia dan penggantian nama dari Garibaldi menjadi (KRI) Gajah Mada. Rencananya Bapak Presiden bakal ikut meresmikan. Hadir di on-board di kapal induk Gajah Mada," terangnya.

Ali menambahkan nantinya kapal induk dengan nama KRI Gajah Mada itu bakal mempunyai semangat nan luar biasa untuk menyatukan Nusantara.

Kapal induk tersebut tidak hanya dilengkapi dengan helikopter Angkatan Laut, tetapi juga helikopter Angkatan Udara dan Angkatan Darat bisa berada di atas kapal tersebut.

TNI AL juga bakal melatih pilot-pilotnya untuk bisa mendaratkan helikopter alias pesawat tempur di kapal induk tersebut.

"Itu semangat persatuan kita dan menjaga kesatuan lantaran Bapak Presiden berpesan bahwa nan sangat berkedudukan dalam menjaga kesatuan dan persatuan NKRI adalah TNI," kata Ali.

Pangkalan Lampung Siap Sambut

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana TNI Tunggul mengatakan saat ini proses penyelesaian pangkalan di Lampung tetap berlangsung. Salah satunya untuk menyambut KRI Gajah Mada.

"Untuk kesiapan prasarana pangkalan di Lampung sementara progress finishing nan diharapkan saat kehadiran Garibaldi ke Indonesia sudah rampung," ungkap dia dikutip dari Antara.

Dia memastikan pangkalan tersebut bakal selesai dibangun dan berfaedah secara penuh pada akhir September 2026 mendatang.

Debut di HUT ke-81 TNI

Kapal tersebut bakal tampil perdana pada HUT ke-81 TNI pada Oktober 2026 sebagai unsur parade lintas laut (sailing pass). Kapal tersebut juga bakal difungsikan sebagai kapal bagi tamu sangat krusial (very very important person/VVIP).

"Sesuai rencana awal, Garibaldi rencananya bakal dilibatkan sebagai salah satu unsur 'sailing pass' dalam rangka HUT TNI ke-81," kata Tunggul.

Tunggul mengatakan kapal induk tersebut bakal tampil berbareng sejumlah armada TNI AL dalam rangkaian parade perangkat utama sistem senjata (alutsista).

KRI Gajah Mada juga direncanakan menjadi kapal VVIP bagi tamu penting, termasuk Presiden, jejeran menteri, dan pejabat TNI saat berlangsungnya parade alutsista laut.

Namun, Tunggul belum menjelaskan secara rinci konsep parade alutsista laut maupun letak 'sailing pass' pada peringatan HUT ke-81 TNI tersebut.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan